Bupati Lumajang: Kelestarian Ranu Klakah Kunci Kesejahteraan Masyarakat
Kominfo Lumajang
Kominfo Lumajang
Lumajang, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menegaskan komitmennya mengembangkan Ranu Klakah sebagai destinasi wisata berkelanjutan yang tetap menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung sektor perikanan. Kawasan tersebut dinilai memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi sekaligus penyangga ekosistem di Kabupaten Lumajang.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat meninjau kawasan Ranu Klakah dalam rangkaian Festival Pacu Bithek di Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, Minggu (2/8/2026).
Menurut Indah Amperawati, Ranu Klakah tidak hanya menjadi destinasi wisata alam unggulan, tetapi juga menjadi sumber mata pencaharian masyarakat melalui sektor perikanan.
"Ranu Klakah memiliki fungsi yang sangat penting dalam mendukung kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di sekitarnya. Selain menjadi sumber mata pencaharian bagi para nelayan, kawasan ini juga memiliki potensi wisata alam yang harus terus dikembangkan secara berkelanjutan," ujarnya.
Ia menegaskan, pengembangan kawasan wisata harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian ekosistem perairan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.
Menurutnya, hasil perikanan Ranu Klakah yang telah dikenal masyarakat merupakan potensi daerah yang perlu terus dijaga dan dikembangkan. Pengelolaan yang berkelanjutan diyakini mampu memperkuat daya tarik wisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Harapan kami, Ranu Klakah dapat menjadi perairan yang produktif, lestari, dan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kehidupan masyarakat. Kelestarian ekosistem perairan harus terus kita jaga bersama karena keberadaannya tidak hanya menopang sektor perikanan, tetapi juga memiliki nilai penting bagi pelestarian lingkungan, pengembangan pariwisata, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Indah Amperawati juga menilai penyelenggaraan Festival Pacu Bithek yang dirangkaikan dengan kegiatan restocking ikan menjadi wujud sinergi antara pelestarian budaya, kepedulian terhadap lingkungan, penguatan sektor perikanan, dan pengembangan pariwisata.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, perguruan tinggi, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar Ranu Klakah tetap terjaga sebagai kawasan perairan yang lestari sekaligus destinasi wisata yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Melalui pengelolaan yang berkelanjutan, Pemkab Lumajang optimistis Ranu Klakah akan terus berkembang sebagai destinasi wisata alam unggulan yang mampu menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mendukung keberlangsungan sektor perikanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(MC Diskominfo Kab. Lumajang/Ferdian/An-m)
© Copyright 2026, All Rights Reserved