Sambas, InfoPublik - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar), mendorong pemanfaatan komoditas pangan lokal yang terjangkau dan kaya gizi sebagai menu harian keluarga melalui edukasi pola konsumsi Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) yang menyasar kelompok pelajar SMP.
Langkah ini diambil untuk membentuk kebiasaan konsumsi sehat berbasis potensi daerah sejak dini, sekaligus memangkas ketergantungan masyarakat pada bahan pangan mentah dari luar daerah maupun makanan olahan bersumber gizi rendah.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas, Apriadi, menegaskan bahwa keanekaragaman pangan lokal Sambas memiliki kualitas gizi yang setara dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Melalui sosialisasi ini, kami berharap seluruh peserta yang hadir, baik ibu-ibu PKK maupun generasi muda, dapat mengenal lebih jauh berbagai jenis pangan lokal yang memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan. Kita ingin memastikan keluarga di Sambas mendapatkan asupan pangan yang baik, aman, dan bergizi seimbang dari sumber daya yang kita miliki sendiri,” ujar Apriadi di Aula SMPN 04 Sambas, Desa Kartiasa, Jumat (24/7/2026).
Apriadi menambahkan, penguatan kesadaran gizi ini sengaja melibatkan jaringan ibu-ibu PKK dan kelompok siswa SMP agar penerapan menu B2SA dapat diterapkan secara konsisten dalam lingkungan keluarga dan sekolah.
Langkah pengenalan bahan pangan lokal ini ditargetkan mampu menciptakan kemandirian gizi keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah berbasis hasil pertanian lokal.