Redelong, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menjadikan pendidikan dan pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 sebagai wadah membentuk generasi muda yang berintegritas, berjiwa kepemimpinan, dan memiliki semangat pengabdian kepada bangsa serta daerah.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Bener Meriah H. Armia saat membuka secara resmi pemusatan Diklat Paskibraka Kabupaten Bener Meriah 2026 di Aula Sekretariat Daerah Bener Meriah, Senin (20/7/2026).
Pembukaan diklat dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bener Meriah, Sekretaris Daerah Riswandika Putra, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bener Meriah Mahfudhah, serta para pelatih Paskibraka.
Dalam arahannya, Armia mengatakan pendidikan dan pelatihan tersebut merupakan tahapan penting dalam mempersiapkan calon Paskibraka yang akan mengemban tugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Namun, menurutnya, nilai utama dari kegiatan tersebut terletak pada pembentukan karakter generasi muda.
"Saya berharap pelatihan ini dapat menjadi wadah dalam membentuk generasi penerus yang tangguh, berjiwa kepemimpinan, dan memiliki komitmen untuk mengabdi kepada bangsa dan daerah," ujar Armia.
Ia menegaskan, para peserta merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Bener Meriah yang telah berhasil melewati proses seleksi secara ketat, objektif, dan penuh kompetisi. Karena itu, amanah sebagai calon anggota Paskibraka harus dijalankan dengan penuh integritas, rasa bangga, dan tanggung jawab.
Armia menambahkan, pendidikan dan pelatihan Paskibraka bukan sekadar melatih kemampuan baris-berbaris. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana menempa karakter, meningkatkan kedisiplinan, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, serta memperkuat rasa cinta tanah air melalui pemahaman nilai-nilai kebangsaan, sejarah perjuangan bangsa, dan pentingnya persatuan.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh, menjaga kesehatan, mempersiapkan mental dan fisik, serta membangun kekompakan selama menjalani pendidikan dan pelatihan.
Selain itu, Armia meminta peserta menerapkan disiplin, integritas, dan etos kerja yang tinggi, baik selama mengikuti pelatihan maupun dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, pengalaman selama mengikuti Diklat Paskibraka harus menjadi bekal untuk menjadi pribadi yang mampu memberikan teladan di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bener Meriah Mahfudhah melaporkan bahwa seleksi Paskibraka Tahun 2026 telah menjaring 81 peserta dari SMA dan MA sederajat di Kabupaten Bener Meriah.
Ia mengatakan, pendidikan dan pelatihan akan berlangsung selama 30 hari, mulai 18 Juli hingga 18 Agustus 2026. Selama masa pelatihan, peserta akan dibekali materi kedisiplinan, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta keterampilan baris-berbaris sebagai persiapan menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh sehingga mampu menjadi teladan bagi generasi muda di Kabupaten Bener Meriah," kata Mahfudhah.
Melalui pelaksanaan Diklat Paskibraka 2026, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah berharap lahir generasi muda yang tidak hanya sukses menjalankan tugas sebagai pengibar bendera pusaka, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, serta semangat kebangsaan yang dapat diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.