Raja Ampat, InfoPublik- Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam mengajak Gerakan Pramuka menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan membentuk generasi muda yang berkarakter.
Hal itu disampaikan Orideko saat pelantikan Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) dan Badan Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Nomor 3405 Kabupaten Raja Ampat Masa Bakti 2026–2031 di Gedung Syalome Syeben, Waisai, Rabu (17/6/2026).
Pelantikan Mabicab dipimpin Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Papua Barat Daya, Orpa Susana Kambuaya.
Dalam kepengurusan yang baru, Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam dipercaya sebagai Ketua Mabicab. Sementara itu, Kwarcab Gerakan Pramuka Raja Ampat dipimpin oleh Rusmiati Burdam sebagai Ketua untuk masa bakti 2026–2031.
Dalam sambutannya, Orideko menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
“Di Pramuka, anak-anak dan pemuda belajar kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, cinta tanah air, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sekitar. Nilai-nilai luhur inilah yang harus terus kita tanamkan dan wariskan kepada generasi muda agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan berkarakter,” ujar dia.
Menurut dia, pelantikan kepengurusan baru bukan sekadar pergantian struktur organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab untuk memperkuat pembinaan generasi muda melalui program-program yang relevan dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Jabatan yang diemban hari ini adalah amanah sekaligus tanggung jawab besar. Saya berharap kepengurusan periode 2026–2031 mampu menjadi motor penggerak perubahan melalui program-program yang terencana, menyentuh kebutuhan anggota, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata dia.
Ia juga menekankan pentingnya peran Pramuka dalam menjaga kelestarian alam Raja Ampat yang dikenal sebagai salah satu kawasan dengan keanekaragaman hayati terkaya di dunia.
“Raja Ampat adalah anugerah Tuhan yang harus kita rawat dan jaga bersama. Jadikan Pramuka sebagai garda terdepan dalam menjaga hutan, laut, dan seluruh ekosistem yang menjadi kebanggaan daerah ini. Alam yang kita nikmati hari ini harus dapat diwariskan dalam kondisi terbaik kepada generasi mendatang,” ujar dia.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat akan terus mendukung berbagai program Gerakan Pramuka melalui pembinaan, penyediaan fasilitas, serta dukungan kebijakan sesuai kemampuan daerah.
Sementara itu, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Papua Barat Daya, Orpa Susana Kambuaya, menilai Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
“Gerakan Pramuka merupakan wadah strategis untuk membentuk generasi muda yang disiplin, memiliki jiwa kepemimpinan, keterampilan hidup, serta kepedulian sosial. Karakter-karakter inilah yang sangat dibutuhkan dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” kata dia.
Ia berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan program yang kreatif dan inovatif sehingga Pramuka semakin berperan dalam pembinaan generasi muda, termasuk di wilayah kepulauan dan daerah terpencil.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru masa bakti 2026–2031, Gerakan Pramuka Raja Ampat diharapkan semakin kuat sebagai wadah pembentukan karakter, pengembangan kepemimpinan, serta mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah dan pelestarian lingkungan.
(Petrus Rabu/MC Raja Ampat)