Aktivitas Membaik, PVMBG Kurangi Radius Zona Rekomendasi Gunung Bur Ni Telong
Redelong, InfoPublik – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan radius zona rekomendasi Gunung Bur Ni Telong di Kabupaten Bener Meriah dari sebelumnya 3 kilometer menjadi 2 kilometer dari kawah.
Keputusan tersebut tertuang dalam Laporan Khusus Nomor 955.Lap/GL.03/BGL/2026 tentang Penurunan Radius Zona Rekomendasi Gunung Bur Ni Telong yang diterbitkan pada 1 Juni 2026.
Meski radius zona rekomendasi diturunkan, PVMBG menegaskan bahwa status aktivitas Gunung Bur Ni Telong masih berada pada Level II atau Waspada.
Penurunan radius rekomendasi dilakukan setelah hasil pengamatan visual dan instrumental menunjukkan aktivitas gunung api yang cenderung lebih stabil dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.
Berdasarkan laporan PVMBG, aktivitas hembusan asap dari kawah tidak teramati hingga saat ini. Selain itu, aktivitas kegempaan yang sempat mengalami fluktuasi sejak Maret 2026 menunjukkan tren penurunan sejak pertengahan Mei 2026.
Jumlah Gempa Vulkanik Dalam (VA) yang sebelumnya rata-rata mencapai enam kejadian per hari kini menurun menjadi sekitar tiga kejadian per hari.
Kondisi tersebut menjadi salah satu dasar bagi PVMBG untuk menyesuaikan radius zona rekomendasi, meskipun pemantauan terhadap aktivitas gunung api tetap dilakukan secara intensif.
Namun demikian, masyarakat di sekitar Gunung Bur Ni Telong tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya yang masih mungkin terjadi.
PVMBG mengingatkan kemungkinan terjadinya gempa terasa yang bersumber dari aktivitas di sekitar gunung api. Selain itu, potensi erupsi yang dipicu gempa tektonik maupun erupsi freatik masih dapat terjadi tanpa didahului peningkatan aktivitas kegempaan yang signifikan.
Lembaga tersebut juga mengingatkan adanya ancaman gas vulkanik di sekitar area fumarol dan solfatara yang terdapat di kawasan gunung.
Karena itu, masyarakat maupun wisatawan diimbau untuk tidak berada di sekitar area tersebut, terutama saat kondisi cuaca mendung atau hujan yang dapat menyebabkan peningkatan konsentrasi gas dan membahayakan keselamatan.
Dengan mempertimbangkan kondisi aktivitas terkini, PVMBG merekomendasikan masyarakat, pendaki, dan pengunjung untuk tidak mendekati area kawah Gunung Bur Ni Telong dalam radius 2 kilometer dari pusat kawah.
Masyarakat juga diminta selalu mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan Badan Geologi dan Pos Pengamatan Gunung Api Bur Ni Telong guna menghindari informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
PVMBG menegaskan bahwa tingkat aktivitas Gunung Bur Ni Telong akan terus dievaluasi. Apabila terjadi perubahan signifikan pada aktivitas visual maupun kegempaan, maka status aktivitas dan rekomendasi kawasan rawan dapat ditinjau kembali sesuai perkembangan kondisi di lapangan.
© Copyright 2026, All Rights Reserved