Raja Ampat, InfoPublik- Pemerintah Kabupaten Raja Ampat menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Raja Ampat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Raja Ampat, Sabtu (9/5/2026). Momentum peringatan tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat semangat persatuan, kolaborasi, dan kerja bersama dalam mendorong pembangunan daerah yang maju dan sejahtera.
“Dua puluh tiga tahun bukan waktu yang sebentar. Dua puluh tiga tahun adalah perjalanan panjang yang ditempa oleh keringat dan tekad, diwarnai oleh suka dan duka, digerakkan oleh satu keyakinan yang tak pernah padam,” ujar Bupati Raja Ampat, Orideko I. Burdam.
Ia menegaskan, usia ke-23 menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan dalam membangun Raja Ampat agar semakin maju dan berdaya saing.
Ia pun memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur dasar, penguatan konektivitas antarwilayah, hingga keberhasilan menjaga kelestarian lingkungan dan pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Menurut dia, kemajuan Raja Ampat tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat dan terjaganya kerukunan sosial di tengah keberagaman.
“Raja Ampat berdiri dengan kepala tegak dan hati yang penuh syukur. Kita telah membuktikan bahwa daerah kepulauan yang jauh dari pusat tidak berarti jauh dari kemajuan,” tegas dia.
Pada momentum HUT ke-23 ini, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat turut meluncurkan sejumlah program strategis, di antaranya Program ORISUN berupa bantuan tunai bagi lanjut usia Orang Asli Papua (OAP), penyelesaian pembangunan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) RSUD Raja Ampat, dukungan pinjaman berbunga rendah bagi pelaku industri kecil menengah (IKM) OAP, serta modernisasi pengelolaan sampah melalui pembenahan TPA Babur menjadi TPA saniter.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengumumkan para pemenang lomba kebersihan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Untuk kategori kampung, Juara I diraih Kampung Boni dengan hadiah Rp22 juta, Juara II Kampung Yenbuba Rp20 juta, Juara III Kampung Reni Rp18 juta, Juara IV Kampung Rutum Rp16 juta, dan Juara V Kampung Warbari Rp15 juta.
Pada kategori rumah ibadah, Juara I diraih Gereja Shekinah dengan hadiah Rp10 juta, Juara II Pondok SM sebesar Rp5,5 juta, dan Juara III Gereja Bethani sebesar Rp4,5 juta.
Sementara pada kategori sekolah, Juara I diraih SMP Negeri 14 Raja Ampat, Juara II SD Negeri 25 Moko, dan Juara III Madrasah Lukman Elhakim.
Untuk kategori RT, Juara I diraih RT 09/RW 02, Juara II RT 03/RW 01, dan Juara III Paulus Kapatsai.
Pada kategori paguyuban, Juara I diraih Ikatan Keluarga Toraja (IKT), Juara II Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), dan Juara III Kerukunan Keluarga Kei (KKK).
Sedangkan kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Juara I diraih Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Juara II BKPSDM, dan Juara III Dinas Lingkungan Hidup.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat pembangunan dan kebangkitan daerah melalui kerja sama lintas sektor.
“Karena pemerintah tidak bisa sendiri. Kemajuan sejati itu lahir dari kolaborasi,” kata dia.
(MC Raja Ampat/Penta Nila Juwita)