Raja Ampat, InfoPublik — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat, Papua Barat Daya, menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Konsultasi Nasional (KONAS) XIX Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak (FK PKB) Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) 2026 yang akan digelar di Kabupaten Raja Ampat pada September 2026 mendatang.
Dukungan tersebut ditegaskan dalam pelantikan Panitia Pelaksana dan Transit KONAS XIX FK PKB PGI 2026 yang berlangsung dalam ibadah Minggu di Gedung Gereja Jemaat GKI Bukit Zaitun Moko, Kelurahan Bonkawir, Kabupaten Raja Ampat, Minggu (18/1/2026).
Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Raja Ampat sebagai tuan rumah kegiatan nasional tersebut. Menurutnya, KONAS menjadi peluang strategis bagi daerah.
“Kegiatan KONAS ini menjadi motivasi besar bagi Pria Kaum Bapak di seluruh klasis di Raja Ampat untuk bangkit, bersekutu, dan berperan aktif dalam kehidupan bergereja dan bermasyarakat,” ujar Orideko.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat siap bersinergi dengan gereja dan seluruh elemen masyarakat demi menyukseskan kegiatan tersebut serta memastikan dampak positif bagi persatuan umat dan ekonomi lokal.
Dalam pelantikan tersebut, Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam ditetapkan sebagai Ketua Umum Panitia Pelaksana dan Transit KONAS XIX FK PKB PGI 2026. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum FK PKB PGI, Olly Dondokambey, serta disaksikan oleh jajaran pimpinan sinode dan tokoh gereja nasional.
Ketua Umum FK PKB PGI menegaskan bahwa pelaksanaan KONAS di Raja Ampat harus memberi dampak luas, tidak hanya bagi gereja, tetapi juga bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
“KONAS ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi momentum kebangkitan Pria Kaum Bapak untuk hadir sebagai solusi di tengah keluarga dan masyarakat. Gereja dan pemerintah harus berjalan seiring,” tegas Olly.
Ia juga menyatakan komitmennya untuk mendukung panitia dengan menyediakan dana awal guna menunjang persiapan pelaksanaan KONAS XIX FK PKB PGI 2026.
Wakil Ketua Sinode GKI di Tanah Papua Hizkia Rollo menilai Raja Ampat memiliki kesiapan dan pengalaman dalam menyelenggarakan kegiatan gerejawi berskala besar.
“KONAS ini akan menjadi ruang perjumpaan Pria Kaum Bapak dari seluruh Indonesia dan membawa dampak sosial, ekonomi, serta rohani bagi masyarakat Raja Ampat,” tuturnya.
Berdasarkan Surat Keputusan FK PKB PGI tentang Pembentukan Panitia Pelaksana KONAS XIX Tahun 2026, struktur kepanitiaan melibatkan pemerintah daerah, gereja, tokoh nasional, serta unsur Muspida Kabupaten Raja Ampat sebagai pelindung dan penasihat. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi fondasi kuat dalam menyukseskan KONAS XIX FK PKB PGI 2026 di Raja Ampat.
Petrus Rabu/MC Kab. Raja Ampat