Raja Ampat, InfoPublik — Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, menegaskan pentingnya integritas, profesionalisme, dan komitmen pengabdian Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pilar utama pelayanan publik dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang digelar di Halaman Kantor Bupati Raja Ampat, Papua Barat Daya, pada Sabtu (29/11/2025).
Dalam amanatnya, Bupati menekankan bahwa peringatan HUT KORPRI bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum refleksi bagi ASN untuk memperkuat dedikasi dalam melayani masyarakat, terutama di wilayah Raja Ampat yang memiliki tantangan geografis wilayah kepulauan.
“Kelahiran KORPRI menandai tekad kuat bangsa ini untuk membangun aparatur negara yang profesional, netral, dan mengagdi bagi bangsa dan negara,” ujar Bupati Raja Ampat.
Ia menggarisbawahi bahwa tema nasional “Bersatu Berdaulat, Bersama KORPRI, Dalam Mewujudkan Indonesia Maju” harus diterjemahkan dalam tindakan nyata melalui kinerja birokrasi yang bersih, kompeten, dan responsif.
“‘Bersatu’ berarti kita adalah satu kesatuan utuh. ‘Berdaulat’ menegaskan integritas ASN dalam melayani negara. Dan ‘Indonesia Maju’ adalah cita-cita besar yang harus kita perjuangkan bersama,” tegasnya.
Orideko juga menyoroti tantangan layanan publik di Raja Ampat yang membutuhkan inovasi, komitmen, dan kerja keras aparatur, mengingat sebaran geografis yang luas dan karakteristik kepulauan. Ia meyakini ASN Raja Ampat mampu menjawab kebutuhan masyarakat dengan semangat KORPRI yang telah teruji selama 54 tahun.
“Saya yakin, dengan semangat KORPRI yang telah teruji selama 54 tahun, tidak ada tantangan yang tidak dapat kita atasi,” ungkapnya.
Bupati mengajak ASN untuk memperkuat integritas, meningkatkan kompetensi, serta menjaga etika pelayanan sebagai bagian dari upaya membangun birokrasi yang melayani.
Upacara HUT ke-54 KORPRI di Raja Ampat turut diisi penyerahan hadiah berbagai lomba dan penghargaan kepada ASN teladan serta pegawai yang memasuki purna tugas. Peringatan tahun ini berlangsung khidmat dan menjadi ruang refleksi atas kontribusi ASN dalam pembangunan daerah.