Raja Ampat, InfoPublik — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat, Papua Barat Daya, resmi membuka Pelaksanaan Pemetaan dan Penilaian Profil Talenta ASN (Profiling ASN) 2025 yang dipusatkan di Gedung Assessment Center Raja Ampat, Selasa (25/11/2025).
Asisten III Setda Raja Ampat, Ferdinand Rumsowek menegaskan bahwa sumber daya manusia aparatur merupakan aset terpenting dalam penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, kegiatan Profiling ASN menjadi instrumen strategis untuk memastikan penempatan aparatur sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi.
“Profiling ASN bukan sekadar kegiatan administratif, tetapi instrumen untuk menempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat, the right man on the right place,” ujar Ferdinand mewakili Bupati Raja Ampat.
Profiling ASN 2025 dirancang untuk menghasilkan peta kompetensi menyeluruh yang mencakup kompetensi teknis, manajerial, dan sosial-kultural. Data ini akan menjadi dasar objektif dalam proses mutasi, promosi, hingga pengembangan karier pegawai.
Bupati juga menyoroti pentingnya aparatur yang adaptif di tengah perkembangan teknologi dan tantangan pelayanan publik, terutama mengingat kondisi geografis Raja Ampat sebagai wilayah kepulauan.
“Raja Ampat dengan karakteristik geografis kepulauan membutuhkan ASN yang tangguh, inovatif, dan berdedikasi melayani hingga pulau-pulau terluar,” lanjutnya.
Beliau juga mengajak seluruh peserta mengikuti tahapan kegiatan secara jujur dan sungguh-sungguh, serta meminta Tim Asesor bekerja profesional dan berintegritas.
Sesuai Undangan Profiling ASN (Pro ASN), kegiatan berlangsung pada 25–27 November 2025 dengan rincian JPT Pratama dan Administrator pada 25 November 2025, sedangkan Jabatan Pengawas pada 26–27 November 2025
Total peserta mencapai ratusan ASN yang berasal dari seluruh perangkat daerah, mencakup kepala dinas, kepala badan, staf ahli, kepala distrik, kepala bidang, kepala seksi, dan pejabat struktural lainnya.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung terstruktur dengan sistem sesi, registrasi, body checking, serta ujian yang menggunakan skema ruang tunggu steril sebagaimana tercantum dalam rundown resmi kegiatan.
Pembukaan Profiling ASN 2025 menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Raja Ampat dalam memperkuat kapasitas dan kualitas birokrasi agar pelayanan publik semakin profesional, cepat, dan responsif. Bupati berharap hasil kegiatan ini dapat memberikan landasan kuat bagi peningkatan kualitas SDM aparatur serta mendukung kemajuan daerah.
(Petrus Rabu/MC.Kab.Raja Ampat)