Raja Ampat, InfoPublik – Bupati Raja Ampat, Orideko I. Burdam, menunjuk empat pejabat tinggi sebagai Pelaksana tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Orideko menegaskan, penunjukan ini dilakukan demi menjaga kelancaran pelayanan publik dan jalannya roda pemerintahan Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.
“Kami masih dalam proses penataan OPD sekaligus menunggu pengisian jabatan definitif. Penunjukan Plt ini penting untuk memastikan tidak ada pelayanan publik yang terhambat,” ujar Bupati Raja Ampat dalam acara Penunjukkan Plt OPD di Aula Wayag Kantor Bupati Raja Ampat, pada Selasa (2/9/2025).
Dalam penunjukkan ini, Staf Ahli Bupati Bidang Pariwisata, Ferdinan E. Watem, ditugaskan merangkap sebagai Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggantikan Mohammad Hasan yang memasuki masa purna tugas.
Kepala Bidang Aset Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Khodik, ditunjuk menjadi Plt. Kepala BPKAD menggantikan Haji Djalali, yang juga telah pensiun.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Raja Ampat, Yusuf Salim, ditunjuk merangkap sebagai Pelaksana harian (Plh). Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan Engelbert Wader yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Kesehatan kini mengemban tugas sebagai Plh. Kepala Dinas Kesehatan Raja Ampat.
Dengan penunjukan empat pejabat ini, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat menegaskan komitmennya menjaga stabilitas birokrasi dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan tanpa hambatan.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari penataan kelembagaan yang diharapkan memperkuat kinerja pemerintahan daerah dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Raja Ampat. (Penta N Juwita/MC.Kab.Raja Ampat)