Dialog Terbuka dengan Massa Aksi, Pemkab dan DPRD Morowali Imbau Jaga Kedamaian
Morowali, InfoPublik - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) berhasil menenangkan massa aksi melalui dialog terbuka di halaman Kantor DPRD Morowali, Selasa (2/9/2025). Aksi damai yang digelar Aliansi Masyarakat Morowali Menggugat berlangsung aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan.
Ratusan massa diterima langsung oleh Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, didampingi Wakil Bupati Iriane Iliyas, Ketua DPRD Hardianto Marzuki beserta anggota, Kapolres Morowali AKBP Zulkarnain, Dandim 1311/Morowali Letkol Inf. Abraham S. Panjaitan, serta unsur Forkopimda lainnya.
Dalam aksinya, massa menyampaikan tujuh tuntutan utama, di antaranya percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset, RUU Masyarakat Adat, dan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT), reformasi partai politik, revisi kebijakan ketenagakerjaan dalam UU Cipta Kerja, hingga penolakan impunitas pelaku pelanggaran HAM.
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, memberikan apresiasi kepada mahasiswa, tenaga kerja, guru, dan masyarakat yang hadir menyampaikan aspirasi. “Hari ini kita menyaksikan sebuah pergerakan luar biasa. Momentum ini bukan sekadar suara mahasiswa, tetapi juga suara rakyat. Sebagai Bupati, saya ingin aspirasi rakyat tersampaikan, didengar, dan diwujudkan,” tegasnya.
Ia menambahkan, Pemkab bersama DPRD akan menindaklanjuti seluruh aspirasi yang disampaikan. "Orasi boleh dilakukan, aspirasi boleh disuarakan, tapi kita semua dituntut menjaga perdamaian. Saya hadir bukan untuk mencari sorotan media, melainkan memastikan rakyat saya tidak merasa ditinggalkan,” ujarnya.
Ketua DPRD Morowali, Hardianto Marzuki, juga menegaskan komitmen legislatif untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat. “Kami sebagai perwakilan rakyat bukan siapa-siapa tanpa kepercayaan masyarakat. Untuk isu nasional kami mendukung aspirasi rakyat, sementara isu daerah segera kami tindaklanjuti, sebagian bahkan sudah dalam proses,” jelasnya.
Sebagai bentuk komitmen bersama, aksi ditutup dengan penandatanganan berita acara antara perwakilan massa aksi, DPRD, dan Pemkab Morowali. Kegiatan ini memastikan bahwa tujuh tuntutan masyarakat akan ditindaklanjuti secara nyata.
Aksi demonstrasi pun berakhir damai, meninggalkan pesan persatuan dan komitmen bersama untuk membangun Morowali yang lebih baik.
© Copyright 2026, All Rights Reserved