- Oleh MC PROV JAWA TIMUR
- Minggu, 9 Februari 2025 | 00:48 WIB
: Penjabat (Pj) Bupati Pasuruan Nurkholis di ladang jagung. Foto : Kominfo Kab Pasuruan
Oleh MC PROV JAWA TIMUR, Jumat, 24 Januari 2025 | 02:47 WIB - Redaktur: Eka Yonavilbia - 142
Surabaya, InfoPublik – Capaian hasil produksi jagung di Kabupaten Pasuruan pada 2024 mencapai 311.821 ton. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan, Lilik Widji Asri, mengatakan capaian hasil produksi hingga mencapai ratusan ribu ton jagung tersebut didapatkan dari luas panen 47.581 hektar, dan tersebar di 24 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan.
Dijelaskan Lilik, pengembangan jagung merupakan salah satu prioritas dalam mewujudkan swasembada pangan 2025, sesuai dengan program Presiden Prabowo Subianto. Untuk itu, Pemkab Pasuruan pada tahun ini mengalokasikan anggaran untuk beberapa hal penting, seperti penyediaan benih dan pupuk dan lainnya.
"Penyediaan benih, pupuk sampai kegiatan bimtek pertanian terus kita lakukan, seperti di tahun ini juga," ujarnya, dalam siaran tertulis Pemkab Pasuruan, Kamis (24/1/2025).
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peningkatan produksi jagung di Kabupaten Pasuruan disebabkan oleh beberapa faktor. Diantaranya kegiatan pengendalian organisme pengganggu tanaman sejak dini melalui SLPHT (Sekolah Lapang Pengendalian Hama Tanaman). Kemudian bantuan obat-obatan untuk hama penyakit tanaman, pergeseran pola tanam di beberapa sentra Kedelai beralih ke komoditas Jagung, seperti Kecamatan Sukorejo, Wonorejo, Purwosari dan Gempol.
Selain dari petani Kedelai, ada beberapa petani Padi yang juga beralih dari menanam padi ke jagung yang didukung oleh program Upaya Khusus (UPSUS) pengembangan komoditas Jagung.
"Banyak faktor dan kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga produksi jagung di Kabupaten Pasuruan meningkat. Termasuk produktifitas 65,67 kwintal per hektar,"tambahnya. (MC jatim/ida-yan/eyv)