Kanwil DJPb Aceh Catat Kinerja Positif per 31 Maret 2024
Kepala Kanwil DJPb Aceh, Izharul Haq, kedua dari kiri
Kepala Kanwil DJPb Aceh, Izharul Haq, kedua dari kiri
Banda Aceh, InfoPublik - Kanwil Direktur Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Aceh per 31 Maret 2024 mencatat kinerja positif baik dari sisi belanja K/L maupun Transfer ke Daerah (TKD).
Secara total, realisasi belanja negara Triwulan I 2024 mencapai Rp9.718,58 miliar atau 19,96 persen dari pagu belanja 2024, tumbuh 39,46 persen yoy. Belanja K/L terealisasi sebesar Rp3.823,76 miliar atau 22,32 persen dari pagu belanja K/L 2024, tumbuh signifikan hingga 44,90 persen yoy.
Hal ini disampaikan Kanwi DJPb Aceh, Izharul Haq, pada Media Briefing, Rabu (8/5/2024). Dikatakan, capaian ini melampaui target realisasi belanja K/L triwulan I 2024 yang dipatok sebesar Rp2.634,22 miliar (15,38 persen dari pagu).
Realisasi belanja Proyek Strategis Nasional (PSN), Tunjangan Hari Raya (THR) dan infrastruktur PON Aceh – Sumut memberikan dorongan yang besar terhadap tingginya realisasi belanja K/L Triwulan I.
"Penyelesaian proyek strategis nasional menjadi belanja strategis yang perlu dikawal untuk mewujudkan economic resilience, dengan potensi manfaat multidimensi di bidang pertanian, sumber daya energi, pariwisata dan penanggulangan bencana," ungkapnya.
Demikian juga dengan belanja infrastruktur PON, yang wajib dikawal untuk mendukung suksesnya PON sebagai agenda nasional di Aceh.
Di sisi lain, realisasi penyaluran TKD juga menunjukkan tren positif dengan capaian sebesar Rp5.894,82 miliar (18,684 persen dari pagu), tumbuh hingga 31,83 persen yoy.
Penyaluran TKD tertinggi tercatat pada DAU sebesar Rp3.997,41 miliar dan kinerja Penyaluran TKD tertinggi pada lingkup Pemda diraih oleh Kabupaten Pidie Jaya dengan presentase realisasi penyaluran sebesar 27,62 persen.
Di sisi lain, penyaluran Dana Desa telah terealisasi sebesar Rp1.103,81 miliar. Bahwa pagu belanja negara dalam APBN Regional Aceh secara total sebesar Rp9,72 triliun (19,96 persen) dari Pagu 2024 dengan pertumbuhan positif sebesar 39,46 persen (YoY) meliputi belanja K/L sebesar Rp1,19 triliun tumbuh positif sebesar 44,90 persen (YoY) dan belanja TKD sebesar Rp 29,7 triliun.
Dana belanja negara Rp47,8 Triliun tersebut disalurkan melalui 7 KPPN dengan sebaran terbesar pada KPPN Banda Aceh yang berkontribusi 45,65 persen dari total realisasi belanja negara di Aceh.
Lanjutnya, Belanja barang dan modal selama ini berkisar 15-20 persen harus lebih besar dari biaya operasional. (Mc 04)
© Copyright 2026, All Rights Reserved