Raja Ampat Gelar Festival Pesona Raja Ampat dan Festival Suling Tambur 2023
Raja Ampat, Infopublik - Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya menggelar festival Pesona Raja Ampat dan Suling Tambur yang berlangsung di Pantai Waisai Torang Cinta-Ibu kota Kabupaten Raja Ampat, Rabu, (18/10/2023) sampai Sabtu, (21/10/2023).
Festival tahunan tersebut dibuka secara bersama-sama oleh Gubernur Papua Barat Daya, Drs. Mohamad Musa’ad, Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati,SE,M.Pd, Perwakilan Kementerian Pariwisata, Ketua DPRK Raja Ampat, Wahab Warwei, Forum Komunikasi Daerah Raja Ampat. Pembukaan Tersebut ditandai dengan pemukulan tambur secara bersamaan.
Pembukaan festival tersebut juga ditandai dengan parade peserta festival Suling Tambur yang berasal dari 24 Distrik di Kabupaten Raja Ampat.
Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE,M.Pd dalam sambutannya mengaku pentingnya promosi dalam pembangunan sector pariwisata. Dan promosi itu, kata AFU sapaan Abdul Faris Umlati, SE perlu dilakukan secara terencana dan berkelanjutan. Dan festival pesona Raja Ampat merupakan salah satu wadah promosi potensi wisata dan budaya Raja Ampat.
“Festival pesona Raja Ampat dan festival suling tambur adalah dalam rangka promosi potensi-potensi pariwisata dan pengembangan budaya,” ujar AFU dalam sambutannya.
AFU juga mengajak masyarakat untuk berbangga karena Raja Ampat dianugerahi potensi sumber daya alam yang sangat luar biasa, khususnya di sector pariwisata. AFU berharap masyarakat Raja Ampat yang tersebar di pulau, kampung dan distrik untuk sama-sama menjaga sumber daya alam yang ada.
“Kita harus bangga dengan potensi alam yang kita miliki karena di kabupaten Raja Ampat hamper setiap distrik memiliki primadona yang menjadi tujuan wisatawan mancanegara maupun domestic,” ujar AFU.
Festival Pesona Raja Ampat 2023 yang menjadi agenda tahun Pemda Raja Ampat dan Kementerian Pariwisata tersebut mengusung thema, “Mendekap Budaya Menjaga Alam.”
Pembukaan festival tersebut diwarnai parade group suling tambur dari 24 distrik serta persembahan tarian kolosal dari Group Sanggar Tari Mbilim Kayam- Raja Ampat.
Penjabat Gubernur Papua Barat Daya, Drs. Muhammad Musa’ad, M.Si memberikan apreasiasi dan dukungan dengan dilaksanakannya festival tersebut. Diakuinya, Raja Ampat tidak saja terkenal di Indonesia tetapi sudah mendunia, bahkan belum lama ini dirinya menerima penganugerahan Raja Ampat sebagai geopark oleh Unesco di Maroko.
“Raja Ampat ini sudah mendua. Mari kita jaga alam kita yang indah ini dan keberagaman seni budaya yang kita miliki untuk memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Raja Ampat,” ujar Mohammad Musa’ad.
Beragam kegiatan dilaksanakan selama festival yang berlangsung selama empat hari tersebu seperti lomba wayase, lomba suling tambur, lomba senam kreasi, lomba yosim pancar dan lomba kuliner wisata. (Petrus Rabu/MC.Kab.Raja Ampat)
© Copyright 2026, All Rights Reserved