Sambut HUT Provinsi ke-24, DLH Malut Gelar Webinar Bahas Sampah dan Ekonomi Sirkular

: Webinar “Sampah dan Ekonomj Sirkular” diselenggarakan DLH Malut.(Foto: Tangkapan layar)


Oleh MC KOTA TIDORE, Rabu, 11 Oktober 2023 | 06:16 WIB - Redaktur: Yudi Rahmat - 20


Ternate, InfoPublik - Memperingati HUT Provinsi Mauku Utara ke-24, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar webinar dengan tema “Sampah dan Ekonomi Sirkular”, Selasa (10/10/2023).

Webinar ini dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Mulyadi Wowor mewakili Sekretaris Daerah, Samsuddin A Kadir.

Kegiatan ini merupakan kerjasaam DLH Malut dengan Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia, serta didukung Group Harita Nickel. 

Dalam sambutannya, Mulyadi mengungkapkan timbulan sampah Rumah Tangga dan sampah sejenis Sampah Rumah Tangga Provinsi Maluku Utara pada tahun 2022 sebanyak 243.595,10 Ton, Timbulan Sampah yang di hasilkan dengan estimasi 680,46 Ton/hari dan 248.368,87 Ton/tahun didominasi oleh sampah Rumah Tangga dan sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga . 

Berdasarkan data SIPSN KLHK 2023, komposisi  sampah di Maluku Utara berdasarkan jenis sampah di dominasi oleh sampah plastik sebanyak 34,10 persen dan sampah sisa makanan sebanyak 17 persen. 

Sumber yang sama juga menyebutkan, komposisi sampah berdasarkan sumber sampah di dominasi oleh Rumah Tangga sebesar 8.20 persen, Pasar 4,40 persen, dan Perkantoran sebesar 0,70 persen. 

Mulyadi menuturkan, dalam Pasal 10 Peraturan Pemerintah No. 81 Tahun 2012 menyebutkan bahwa setiap orang wajib melakukan pengurangan dan penanganan sampah yang meliputi pembatasan timbulan sampah, pendauran ulang sampah, serta pemanfaatan kembali sampah. 

Sementara, terkait dengan Sirkular Ekonomi, Mulyadi berujar, merupakan salah satu model efisiensi sumber daya. Dalam konteks pengelolaan sampah, praktik sirkular ekonomi bisa diwujudkan melalui praktik pengurangan sampah, desain ulang, penggunaan kembali, produksi ulang, dan daur ulang secara langsung. 

“Hal ini dicapai melalui transfer teknologi dan penerapan model bisnis baru. Sirkular Ekonomi ini dapat menjadi salah satu jalan keluar dari (permasalahan) pengelolaan sampah dan limbah di Indonesia, sehingga tidak terbuang ke lingkungan dan dapat menjadi bahan baku,”ucap Mulyadi membacakan sambutan tertulis Sekprov Malut. 

Potensi ekonomi sirkular selain mendatangkan manfaat ekonomi untuk masyarakat, juga sejalan dengan target pencapaian zero waste 2050, serta zero emission pada tahun 2060 atau lebih cepat. 

Guna mendukung target Jakstranas Pengelolaan Sampah 100 persen sampah terkelola (pengurangan sampah 30 persen, penanganan sampah 70 persen), pemerintah terus menguatkan berbagai kebijakan, seperti melalui program Adipura, penguatan Jakstrada di pemerintah daerah, serta pembangunan Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN).

“Kami simpulkan bahwa kendala yang dihadapi daerah dalam pelaksanaan pengelolaan sampah antara lain Anggaran, SDM dan Komitmen Pemerintah Daerah. Oleh karena itu sangat diperlukan adanya pendampingan terhadap daerah dalam pelaksanaan pengelolaan sampah dalam rangka pencapaian target pengurangan dan penanganan sampah,”ungkapnya.

Sementara itu, dalam pengelolaan sampah ada tiga hal yang menjadi perhatian utama menurut Dr. Evy Frimawaty, yaitu Identifikasi kondisi sistem pengelolaan sampah yang telah ada, Definisi baik dan benar dalam hal pengelolaan sampah.

“Kemudian, Pola kebijakan pembinaan dan pengembangan,”ucap Evy salah satu nara sumber pada webinar tersebut. 

Ia menambahkan, terdapat empat aspek dalam manajemen pengelolaan persampahan, yaitu, AspekPeran Serta Masyarakat, Aspek Pembiayaan, Aspek Teknik Operasional, san Aspek Regulasi. 

Kegiatan ini dihadiri Kepala DLH Malut Fachruddin Tukuboya, serta para peserta yang terdiri dari OPD Lingkup Pemprov Malut, DLH Kabupaten/kota, Akademisi, LSM, dan pelaku usaha. (rri/MC Tidore)

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh MC KOTA TIDORE
  • Rabu, 7 Februari 2024 | 22:12 WIB
DLH Tidore Gelar Rapat Kick Off Meeting Kajian Lingkungan Hidup Strategis
  • Oleh MC KAB SUMBAWA BARAT
  • Kamis, 1 Februari 2024 | 11:25 WIB
Pemda Sumbawa Barat Upayakan Normalisasi Tempat Pembuangan Akhir Batu Putih
  • Oleh MC KOTA TIDORE
  • Rabu, 10 Januari 2024 | 22:06 WIB
Pasca Dibersihkan, Wali Kota Ternate Tinjau Kondisi Laut di Pandara Kananga
  • Oleh MC KAB KEPULAUAN TANIMBAR
  • Selasa, 5 Desember 2023 | 06:15 WIB
Hari Pertama Kerja Pj Bupati Fokus Pengelolaan Sampah
  • Oleh MC KAB RAJA AMPAT
  • Selasa, 28 November 2023 | 08:33 WIB
Dinas Lingkungan Hidup Gelar Konsultasi Publik Terkait RPPLH Raja Ampat
  • Oleh MC KOTA TIDORE
  • Jumat, 17 November 2023 | 12:41 WIB
Segini Gaji Petugas Kebersihan di Pulau Taliabu