Talkshow Globalkan Budaya Lokal Digelar di Ternate, Ada Deklarasi Dukungan Sail Tidore

:


Oleh MC KOTA TIDORE, Jumat, 18 November 2022 | 08:11 WIB - Redaktur: Tobari - 406


Tidore, InfoPublik - Manajemen Project Literasi Digital Provinsi Maluku Utara akan menggelar talkshow Makin Cakap Digital bertajuk "Globalkan Budaya Lokal dan Ngonten Tentang Moloku Kie Raha". 

Talkshow digelar di Taman Film Fort Oranje Ternate Sabtu (19/11/2022) pukul 20:00 WIT. Hal tersebut disampaikan Rinto Taib selaku Manager Humas Literasi Digital Maluku Utara, Kamis (17/11/2022).

Para narasumber yang akan tampil pada talkshow tersebut datang dari berbagai latar belakang profesi. Mereka akan berbicara seputar dunia literasi digital dan kebudayaan lokal.

Tak hanya dari unsur pemerintah daerah, para content creators, influencer, youtuber hingga selegram/tiktoker Malut juga bakal memeriahkan acara ini.

Para narasumber itu adalah Tahmid Wahab (Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Maluku Utara) yang akan menyampaikan tentang Peran dan Tantangan Promosi Pariwisata dan Budaya di Era Digital.

Iksan RA Arsad (Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Maluku Utara) yang akan menyampaikan tentang Kecakapan Digital dan Dinamika Media Sosial, Eko Cahyono Kodja (content creator dan influencer Maluku Utara) yang akan memaparkan tentang Strategi Jitu Menjadi Content Creator yang Aman dan Produktif.

M Farid Egal (Youtubers Maluku Utara) yang akan memaparkan tentang Kiat dan Strategi Editing Konten Vidio Berbasis Nilai Budaya Lokal, dan Fikri Ilyas (Selegram/Tiktokers Maluku Utara) yang akan mengulas tentang Strategi Membangun Branding di Media Sosial yang Berbudaya Lokal.

Kegiatan talkshow makin cakap digital ini pula akan dimeriahkan penampilan vokalis Choky Umasangadji dengan lagu hitsnya Udin dan Togel. Sebuah lagu yang sangat populer di kalangan masyarakat Maluku Utara saat ini.

Judul lagu Udin dan Togel ini juga merupakan hasil kolaborasi manajemen Project Literasi Digital Maluku Utara dengan Fatir Cinema sebagai bagian dari talkshow makin cakap digital yang digelar beberapa waktu silam dengan rangkaian nonton bareng film pendek berjudul Udin dan Togel.

Dijadwalkan tampil juga musisi lokal Maluku Utara yang akan mengisi sesi acara yang diprediksi dihadiri ribuan peserta ini.

Tema talkshow kali ini merupakan hal yang menarik untuk diperbincangkan bagi masyarakat Maluku Utara.

Hal ini disebabkan karena Sail Tidore akan berlangsung pada tanggal 24-29 November nanti, serta berbagai gelaran festival seni budaya sedang menggeliat dilaksanakan baik oleh komunitas budaya maupun pemerintah daerah se-Maluku Utara.

Selain itu juga di daerah ini terdapat puluhan desa adat, ratusan komunitas budaya maupun ratusan cagar budaya yang tersebar luas baik yang berstatus peringkat nasional maupun lokal.

Semuanya menjadi fungsional hingga saat ini sehingga selalu menjadi hal menarik yang selalu dipromosikan melalui berbagai platform digital di era transformasi digital yang menggeliat saat ini.

Rinto Taib selaku Manager Humas Literasi Digital Maluku Utara mengungkapkan, talkshow Makin Cakap Digital kali ini merupakan sebuah upaya kolaboratif bersama berbagai elemen masyarakat para pegiat literasi digital maupun pelaku seni dan budaya serta pariwisata yang diharapkan akan semakin memperkenalkan kebudayaan lokal di kancah nasional dan internasional.

Selain itu juga sebagai upaya untuk terus melestarikan budaya bangsa Indonesia melalui peran aktif berbagai ekosistem pemajuan kebudayaan di tingkat lokal.

"Salah satu wujud dari peran aktif tersebut adalah ikut menyukseskan Deklarasi Dukungan Festival Moloku Kie Raha yang akan digelar secara bersamaan pada gelaran talkshow Makin Cakap Digital kali ini," ungkap Rinto.

Kebudayaan lokal sebagai entitas budaya nasional perlu dilestarikan keberadaan dan identitasnya sehingga tidak punah oleh perkembangan zaman, terlebih di era modernisasi yang semakin berkembang saat ini.

"Oleh sebab itu maka diperlukan upaya serius untuk menghadapi berbagai ancaman modernisasi tersebut termasuk melalui upaya kita untuk memanfaatkan berbagai platform digital untuk ngonten budaya Indonesia yang tak lain adalah budaya lokal itu sendiri," pungkas Rinto. (Tandaseru/MC Tidore/toeb)