Nakhon Ratchasima, InfoPublik — Atlet para bulutangkis putri Indonesia Qonitah Ikhtiar Sakuroh sukses mempersembahkan medali emas pada nomor Women’s Single SL3 ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand. Emas tersebut diraih usai tampil dominan pada laga final yang digelar di SPADT Indoor Stadium, 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Sabtu (24/1/2026).
Qonitah menyatakan rasa syukurnya atas capaian tersebut, yang sekaligus menjadi target pribadinya pada ajang multievent Asia Tenggara bagi atlet disabilitas tersebut. “Alhamdulillah, melawan Malaysia saya bisa bermain cukup baik dan meraih hasil maksimal sesuai target individu saya, yaitu medali emas,” ujar Qonitah usai pertandingan.
Atlet yang sebelumnya meraih medali emas dan perunggu pada ASEAN Para Games Kamboja ini mengungkapkan bahwa final tersebut menjadi pertemuan pertamanya dengan wakil Malaysia, Siti Maisarah.
Meski demikian, ia tetap mewaspadai potensi lawan yang dinilainya memiliki prospek perkembangan ke depan. “Ini pertemuan pertama, lawannya masih muda dan tentu harus diwaspadai. Saya berusaha tetap fokus dan bermain sesuai strategi,” jelasnya seperti dikutip dari siaran pers yang diterima InfoPublik.
Sementara itu, Pelatih Para Bulutangkis Indonesia Jarot Hernowo menyampaikan bahwa capaian emas Qonitah melengkapi target kontingen para bulutangkis Indonesia yang telah ditetapkan pada ASEAN Para Games 2025. “Target lima medali emas telah terpenuhi. Alhamdulillah semua bisa tercapai dan masih ada nomor yang dipertandingkan. Kami juga bersyukur bisa menghadirkan final sesama atlet Indonesia,” ujar Jarot.
Ia menambahkan, performa para atlet menunjukkan hasil positif dari program pembinaan jangka panjang yang dijalankan secara konsisten oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga bersama induk cabang olahraga.
Capaian medali emas dari cabang para bulutangkis ini semakin memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan perebutan gelar juara umum ASEAN Para Games 2025, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong prestasi atlet disabilitas di level regional dan internasional.