Masyarakat Diminta tak Terhasut dan Sebar Hoaks Terkait Bentrokan di Bitung

: Menkominfo Budi Arie Setiadi (Humas Kominfo)


Oleh Wahyu Sudoyo, Minggu, 26 November 2023 | 12:51 WIB - Redaktur: Untung S - 76


Jakarta, InfoPublik – Masyarakat diminta tidak terhasut dan turut menyebarkan informasi hoaks terkait bentrokan antardua kelompok massa yang terjadi di Bitung, Provinsi Sulawesi Utara.

"Kami mengimbau kepada seluruh warga bangsa agar menggunakan semua platform digital dengan bijak. Bersama mari wujudkan Indonesia yang damai dan bermartabat," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, seperti dikutip dari Antara pada Minggu (26/11/2023).

Menurut Menkominfo Budi Arie, masyarakat bisa bijak mencari informasi dari sumber yang tepat dan merekomendasikan untuk bisa merujuk pada informasi yang diberikan oleh otoritas pemerintahan setempat.

Dia menyarankan masyarakat dapat meminta informasi dengan menghubungi perwakilan pimpinan daerah terdekat, sehingga tidak terhasut oleh informasi yang simpang siur dan belum terverifikasi kebenarannya.

"Jika ingin informasi yang tepat, bisa menghubungi otoritas pemerintahan daerah di sana, serta seluruh Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida)-nya," katanya.

Budi Arie Setiadi menegaskan, seluruh pihak di sana sudah  sadar bahwa kejadian itu bisa disusupi oleh pihak- pihak yang tidak bertanggung jawab.

Sebelumnya, sempat terjadi penyampaian aksi oleh sekelompok massa dan hampir menciptakan bentrokan dengan salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kota Bitung, Sulawesi Utara, pada Sabtu (25/11/2023)

Bentrokan itu berhasil dicegah oleh para petugas keamanan di lokasi dan sejak pukul 19.50 WITA suasana di pusat Kota Bitung sudah kembali kondusif dan aman.

Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri mengajak masyarakat Kota Bitung tetap menjaga situasi dan kondisi aman tersebut dengan tidak menyebarkan foto atau video provokasi.

"Untuk itu marilah kita bersama-sama mendukung upaya pemerintah di lapangan dengan tidak menyebarkan foto dan video yang dapat memprovokasi berbagai pihak," katanya.

Masyarakat juga diajak menjaga keamanan di Kota tersebut dengan tetap menjaga ramah tamah dan sopan satu.

Caranya dengan melaporkannya ke perwakilan pemerintah atau TNI dan Polri terdekat jika melihat hal-hal yang berpotensi merusak kedamaian itu melalui kontak  Pusat Pengaduan di nomor telepon 112 (gratis).

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Wahyu Sudoyo
  • Jumat, 23 Februari 2024 | 21:37 WIB
PNBP Kominfo Tembus Rp24 Triliun di 2023
  • Oleh Wahyu Sudoyo
  • Minggu, 25 Februari 2024 | 07:20 WIB
Komite Publisher Right akan Dibentuk Dewan Pers
  • Oleh Wahyu Sudoyo
  • Jumat, 23 Februari 2024 | 09:11 WIB
Wamenkomnifo: Program DLA Kominfo Bantu Banyak Pimpinan C-Level
  • Oleh Wahyu Sudoyo
  • Jumat, 23 Februari 2024 | 09:10 WIB
Wamenkominfo Dukung Inisiatif APDI Gandeng Perusahaan Global
  • Oleh Wahyu Sudoyo
  • Jumat, 23 Februari 2024 | 08:05 WIB
Platform Media Sosial Didorong Sajikan Konten Jurnalisme Berkualitas
  • Oleh Wahyu Sudoyo
  • Jumat, 23 Februari 2024 | 08:40 WIB
Wamenkominfo Minta Humas Pemerintah Adaptif, Inovatif dan Antisipatif
  • Oleh Wahyu Sudoyo
  • Jumat, 23 Februari 2024 | 06:09 WIB
Disrupsi Teknologi Ubah Cara Humas Pemerintah Bangun Strategi Komunikasi
  • Oleh Wahyu Sudoyo
  • Kamis, 22 Februari 2024 | 20:33 WIB
Begini Kewajiban Platform Digital dalam Perpres Publisher Rights