Festival Ikan Nusantara 2017 akan Digelar Agustus

:


Oleh Admin, Selasa, 4 Juli 2017 | 09:57 WIB - Redaktur: Juli - 755


Jakarta, InfoPublik - Menyambut perayaan 72 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, pemerintah akan menggelar Festival Ikan dan Lomba Masak Ikan Nusantara mulai 1-17 Agustus 2017.

Kegiatan ini bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pariwisata, Kementerian Sekretariat Negara, dan Kantor Staf Presiden.

Dalam keterangan kantor staf presiden, Senin (3/7) disampaikan bahwa kegiatan ini sekaligus untuk mengajak masyarakat kembali mengonsumsi ikan yang membuat tubuh sehat, kuat, dan cerdas.  Tak tanggung-tanggung, hadiahnya berupa kesempatan langsung memasak ikan untuk Presiden Jokowi para peringatan HUT Kemerdekaan, 17 Agustus 2017.

"Acara ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dan masyarakat meningkatkan konsumsi protein dari ikan, yang merupakan bagian dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau Germas," kata Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki.

Disebutkan saat melakukan kunjungan kerja ke berbagai daerah di seluruh Indonesia, Presiden RI Joko Widodo, yang didampingi Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek menemukan 70 persen ibu hamil di daerah Indonesia Timur menderita anemia serta kekurangan gizi dan protein.

Ia melanjutkan, padahal Indonesia adalah negara yang kaya akan hasil laut dan ikan yang merupakan salah satu sumber utama protein, vitamin, dan mineral yang dapat dimanfaatkan. Karena itu, Presiden Joko Widodo segera mengeluarkan Instruksi Presiden No.1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.

Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa peningkatan gizi menjadi sangat penting untuk menjawab kebutuhan generasi Indonesia yang sehat, kuat, cerdas, dan berkarakter yang siap meningkatkan daya saing bangsa Indonesia di kawasan maupun global.

“Kenapa ikan? Karena kita ingin memperbaiki gizi masyarakat, dan ikan merupakan sumber protein yang kaya serta mudah didapat,” kata Teten.

Pemerintah menargetkan konsumsi makan ikan masyarakat Indonesia menjadi rata-rata 54 kg per kapita per tahun pada 2019. Tingkat konsumsi ikan masih terbilang rendah, rata-rata baru mencapai 41 kg per kapita per tahun. 

Meski mengalami kenaikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya di 37-38 kg per kapita per tahun, tingkat konsumsi ikan di Indonesia kalah jauh dengan negara tetangga seperti Malaysia yang 70 kg per kapita/tahun, Singapura 80 kg per kapita/tahun, bahkan kalah telak dengan Jepang yang mendekati 100 kg per kapita per tahun. Padahal 70 persen luas Indonesia adalah air, yang di dalamnya banyak terdapat ikan asli nusantara.