SLEMAN, InfoPublik – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Depok Kabupaten Sleman, Sutanto, memberikan pembinaan keagamaan kepada jajaran personel Kepolisian Sektor (Polsek) Depok Timur, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan bimbingan rohani ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap Kamis pagi sebelum para personel memulai aktivitas dan turun ke lapangan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pada sesi pembinaan kali ini, Sutanto menitikberatkan pada esensi niat baik sebagai fondasi utama dalam menjalankan setiap tugas negara.
Dalam tausiyahnya, Sutanto menjelaskan konsep keadilan ganjaran niat dalam ajaran agama.
"Niat baik yang dilaksanakan akan memperoleh sepuluh pahala, sedangkan ketika belum terlaksana pun tetap memperoleh satu pahala. Sebaliknya, niat buruk yang dilakukan mendatangkan satu dosa, sementara ketika tidak jadi dilakukan maka tidak dicatat sebagai dosa," paparnya.
Menurut Sutanto, prinsip spiritual tersebut sangat relevan dan memiliki keterikatan langsung dengan tugas berat kepolisian.
Ia menekankan, setiap bentuk pelayanan, perlindungan, pengayoman, hingga penegakan hukum harus senantiasa diawali dengan niat yang lurus agar tugas yang diemban tidak sekadar berjalan profesional, melainkan juga memiliki nilai pengabdian yang luhur.
"Ketika personel memulai tugas dengan niat menjaga keamanan, membantu masyarakat, melindungi yang membutuhkan, dan menjalankan amanah dengan benar, maka tugas kepolisian sejatinya dapat menjadi bagian dari amal kebaikan," ujar Sutanto.
Namun, ia juga mengingatkan, niat yang baik wajib diselaraskan dengan perilaku yang benar secara nyata.
Menjunjung tinggi integritas, kejujuran, kedisiplinan, keadilan, serta penggunaan kewenangan secara proporsional dan bertanggung jawab merupakan kunci krusial dalam merawat kepercayaan publik.
"Niat menjadi awal dari setiap tindakan. Karena itu, niat yang baik harus diwujudkan melalui sikap dan pelayanan yang benar agar kewenangan yang dimiliki benar-benar menghadirkan perlindungan dan manfaat bagi masyarakat," tegasnya.
Melalui siraman rohani yang berkesinambungan ini, Sutanto berharap integritas aparat di lingkungan Polsek Depok Timur semakin kokoh.
Para personel diharapkan kian meneguhkan kesadaran bahwa tugas kepolisian merupakan amanah besar yang menuntut tanggung jawab moral tinggi, profesionalisme, serta orientasi pelayanan prima kepada masyarakat luas. (KIM Depok/Athiful)