Kamis, 3 April 2025 23:59:20

BPS: Inflasi September 2024 Capai 1,84 Persen

: Plt. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti/Foto: Tangkapan Layar Youtube BPS


Oleh Putri, Selasa, 1 Oktober 2024 | 21:43 WIB - Redaktur: Untung S - 351


Jakarta, InfoPublik – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi year on year (y-on-y) pada September 2024 sebesar 1,84 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 105,93. Inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Provinsi Papua Pegunungan, sebesar 4,14 persen, sedangkan inflasi terendah tercatat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebesar 0,49 persen.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyebutkan inflasi y-on-y disebabkan oleh kenaikan harga di sebagian besar kelompok pengeluaran.

"Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami kenaikan sebesar 6,25 persen, diikuti kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,57 persen," ujar Amalia, Selasa (1/10/2024).

Beberapa kelompok lain yang mengalami kenaikan adalah:

  • Penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,25 persen,
  • Pendidikan sebesar 1,94 persen,
  • Kesehatan sebesar 1,69 persen,
  • Rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,55 persen,
  • Pakaian dan alas kaki sebesar 1,18 persen,
  • Perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,08 persen,
  • Transportasi sebesar 0,92 persen,
  • Perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,60 persen.

Sementara itu, kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks adalah informasi, komunikasi, dan jasa keuangan dengan penurunan sebesar 0,28 persen.

"Tingkat inflasi y-on-y komponen inti September 2024 tercatat sebesar 2,09 persen, inflasi month to month (m-to-m) sebesar 0,16 persen, dan inflasi year to date (y-to-d) sebesar 1,69 persen," tutup Amalia.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Eko Budiono
  • Selasa, 1 April 2025 | 08:58 WIB
Mudik Lebaran Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Daerah
  • Oleh Eko Budiono
  • Minggu, 30 Maret 2025 | 08:43 WIB
Jelang Lebaran, Gubernur Jatim Pantau Pasokan Bahan Pokok di Madiun