Kominfo Bangun BTS di Wilayah Perbatasan

:


Oleh Baheramsyah, Sabtu, 15 Oktober 2016 | 13:04 WIB - Redaktur: Gusti Andry - 1K


Kayong Utara,InfoPublik – Kementerian Komunikasi dan Informatika akan membangun Base Transceiver Station (BTS) dan Palapa Ring di seluruh wilayah perbatasan dan terpencil di seluruh Indonesia, agar semua kabupaten/kota bisa terkoneksi.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan kementerian kominfo akan membangun BTS dan palapa ring ke seluruh wilayah terpencil di Kabupaten /Kota terutama di wilayah perbatasan dengan negara tetangga.

“Hal ini dilakukan kemkominfo sesuai dengan agenda Nawacita ke-3 membangun Indonesia dari daerah pinggiran,” kata Menkominfo Rudiantara saat konferensi pers di Media Center Sail Karimata 2016 di Pantai Pulau Dato Sukadana Kayong Utara, Kalimantan Barat, Jumat (14/10).

Rudiantara mengatakan, selain membangun BTS di seluruh wilayah perbatsan  Kemkominfo juga akan menambah frekwensi untuk pelayanan 4G di wilayah Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia agar nanti 4G tidak hanya dinikmati oleh masyarakat di kota kota besar saja tetapi juga bisa dinikmati oleh masyarakat di daerah terpencil.

Bbesok, Sabtu (15/10) saya akan pergi ke Etikong bersama Menteri Dalam Negeri Cahyo Kumolo untuk meninjau daerah perbatasan tersebut. "Pembangunan BTS menjadi program jangka pendek Kominfo, sedangkan Proyek Palapa Ring menjadi program jangka panjangnya," katanya.

Palapa ring merupakan proyek pengembangan jaringan telekomunikasi ke seluruh Kabupaten/Kota dengan menggunakan sistem kabel optik, dalam proyek ini sudah ditender dan dimenangkan oleh PT Telkomsel.

Dalam proyek ini di bagi menjadi tiga paket, yaitu paket barat, paket tengah dan paket timur. Paket barat dilaksanakan lima kabupaten, paket tengah 17 kabupaten dan paket timur di 35 kabupaten. Setelah proyek ini selesai maka 514 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia akan terhubung jaringan sehingga tidak ada lagi kesenjangan akses informasi antara perkotaan dan pedesaan.

"Kami targetkan akhir tahun 2016 pembangunan BTS di perbatasan sudah bisa diselesaikan. Dan pada 2017 teknologinya akan ditingkatkan tidak hanya voice dan SMS saja," kata Rudiantara.

Sedangkan untuk Palapa Ring, ditargetkan untuk menghubungkan seluruh ibu kota di Kabupaten/kota dengan internet melalui serat optik.

Saat ini sudah ada 400 Kabupaten/Kota yang memiliki akses broadband. Sementara lebih dari 100 kabupaten/kota sisanya masih belum memiliki. Untuk itu, melalui program Palapa Ring, dibangun fiber optik di wilayah-wilayah yang tidak dibangun oleh kalangan swasta karena dinilai tidak menguntungkan seperti daerah perbatasan.

"Untuk daerah perbatasan, pemerintah bersama operator membangun dengan menggunakan dana USO. Untuk Papua, kita masih belum tahu teknologi apa yang akan dipakai. Namun target kami 2019 seluruh Kabupaten/Kota sudah terkoneksi," jelasnya.