Karhutla Sumsel Meluas, 125 Hektare Lahan PT PRAGA Ludes Terbakar
Istimewa
Istimewa
Palembang, InfoPublik – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan (Sumsel) masih menjadi perhatian serius setelah sekitar 125 hektare lahan perkebunan sawit milik PT PRAGA di Desa Gasing, perbatasan Kabupaten Banyuasin dan Kota Palembang, diperkirakan ludes terbakar.
Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru, bersama Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Faisal Malik Hendropriyono, meninjau langsung penanganan karhutla di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarame, Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, pada Rabu (7/10/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memperkuat kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam menangani karhutla yang berdampak pada kawasan permukiman hingga perkebunan.
Diaz mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Selatan dalam melakukan pemadaman secara terpadu melalui jalur darat, udara, dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Menurutnya, proses pemadaman melalui udara sempat menghadapi kendala akibat jarak pandang yang terbatas karena asap tebal, sehingga helikopter water bombing tidak dapat diterbangkan secara optimal.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah terus mengintensifkan OMC yang hingga saat ini telah memasuki pelaksanaan ke-69.
“Sudah melakukan pemadaman baik darat dan udara water bombing, ke depan bagaimana kita kaji untuk sekat kanal untuk lahan-lahan gambut ini,” ungkap Diaz saat memberikan keterangan di lokasi.
Selain meninjau kebakaran di dekat permukiman warga Talang Jambe, rombongan juga mendatangi area perkebunan sawit milik PT PRAGA di Desa Gasing.
Herman Deru mengatakan seluruh tim gabungan terus bekerja tanpa henti untuk memadamkan titik api.
“Upaya ini tidak berhenti, siang dan malam kami kerahkan baik jalur udara, darat, maupun OMC. Kebakaran di lahan milik PT PRAGA diperkirakan mencapai 125 hektare dan seluruhnya ludes terbakar. Oleh karena itu, penanganan terpadu ini harus terus diperketat,” tegas Herman Deru.
Pemprov Sumatra Selatan dan Kementerian Lingkungan Hidup juga akan memperkuat strategi penanganan jangka panjang, termasuk pengelolaan lahan gambut dan kajian pembangunan sekat kanal untuk mengurangi risiko kebakaran berulang.
© Copyright 2026, All Rights Reserved