Jakarta, InfoPublik — Dunia pendidikan tinggi mengambil peran aktif dalam respons kemanusiaan dan pemulihan pascabencana di Sumatra. Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III bersama LLDikti Wilayah I, LLDikti Wilayah X, dan LLDikti Wilayah XIII menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Tak berhenti pada bantuan darurat, keempat LLDikti juga mengoordinasikan rencana Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pemulihan Pascabencana Sumatra 2026 sebagai komitmen jangka panjang perguruan tinggi dalam mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat.
Gerakan solidaritas bertajuk LLDikti III Peduli Bencana Sumatra diinisiasi LLDikti Wilayah III dengan melibatkan perguruan tinggi swasta (PTS), sivitas akademika, dan masyarakat umum. Hingga penutupan penggalangan dana pada 16 Desember 2025, terkumpul Rp615.784.808 dari 57 instansi dan 65 perorangan.
Dana tersebut dibagi merata menjadi tiga bagian, masing-masing Rp205.261.602,67, dan disalurkan ke wilayah terdampak melalui LLDikti Wilayah I, X, dan XIII. Penyaluran dilakukan secara transparan dan akuntabel melalui Bank BTN pada 22 Desember 2025.
Distribusi bantuan di Aceh dilaksanakan melalui LLDikti Wilayah XIII dan diserahkan langsung kepada masyarakat terdampak di Aceh Tamiang pada 30 Desember 2025. Di Sumatra Utara, seremoni penyerahan berlangsung di Kantor LLDikti Wilayah I dengan rencana distribusi lanjutan ke Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Tapanuli Tengah, Sibolga, Langkat, dan Tapanuli Utara pada 6 Januari 2026. Sementara di Sumatra Barat, bantuan disalurkan melalui LLDikti Wilayah X ke wilayah Malalak, Solok, dan Bukittinggi pada 29–30 Desember 2025.
Kepala LLDikti Wilayah III Tri Munanto menegaskan sinergi antar-LLDikti menjadi kunci agar bantuan tepat sasaran dan berdampak nyata. “Kami bersama PTS, sivitas akademika, dan masyarakat umum bahu-membahu membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Sinergi ini memastikan bantuan tersalurkan secara optimal,” ujar Tri, dalam keterangan tertulis yang diterima InfoPublik, Selasa (6/1/2026).
Kepala LLDikti Wilayah I Saiful Anwar Matondang menjelaskan bahwa penyaluran di Sumatra Utara menggandeng PTS mitra di setiap wilayah terdampak, antara lain Universitas Graha Nusantara, Universitas HKBP Nommensen, Institut Bisnis dan Teknologi Al-Washliyah, dan STIKIP Al-Maksum.
Sementara itu, Kepala LLDikti Wilayah X Afdalisma menilai dukungan PTS di lingkungan LLDikti Wilayah III mencerminkan solidaritas nyata pendidikan tinggi dalam merespons krisis kemanusiaan.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala LLDikti Wilayah XIII Aceh Rizal Munadi, yang menyebut bantuan tersebut sebagai wujud kepedulian konkret dunia pendidikan terhadap masyarakat Aceh yang terdampak bencana.
Ke depan, LLDikti Wilayah III merencanakan KKN Tematik “LLDikti III Peduli Bencana Sumatra” pada 2026. Program ini diarahkan untuk mendukung pemulihan pascabencana secara berkelanjutan melalui pengabdian mahasiswa, sekaligus memperkuat kolaborasi antar-LLDikti dan PTS dengan semangat Diktisaintek Berdampak.
Melalui rangkaian inisiatif ini, LLDikti Wilayah III menegaskan perannya tidak hanya sebagai fasilitator peningkatan mutu pendidikan tinggi, tetapi juga sebagai penggerak kontribusi nyata perguruan tinggi bagi masyarakat di tengah situasi krisis.