Sumenep, InfoPublik – Kelancaran lalu lintas pada jam berangkat kerja dan sekolah menjadi perhatian Polresta Sumenep, Jawa Timur. Untuk memastikan arus kendaraan tetap tertib dan aman, Kapolresta Sumenep Ariek Indra Sentanu turun langsung memantau pengaturan lalu lintas di Simpang Tiga Arya Wiraraja, Senin (2/11/2026) pagi.
Pemantauan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dilakukan untuk memastikan personel lalu lintas hadir tepat waktu dan mampu mengurai kepadatan kendaraan di salah satu titik yang ramai dilalui masyarakat pada pagi hari.
Simpang Tiga Arya Wiraraja menjadi lokasi penting dalam pengaturan arus kendaraan karena tingginya mobilitas warga yang menuju tempat kerja, sekolah, dan berbagai aktivitas lainnya. Kehadiran petugas di persimpangan diharapkan membantu menjaga kelancaran arus sekaligus mengurangi risiko kecelakaan.
Dalam pengecekan tersebut, Ariek memantau langsung pergerakan kendaraan dari berbagai arah serta memastikan personel menjalankan tugas secara sigap, humanis, dan profesional. “Kehadiran anggota Polri di lapangan pada jam-jam sibuk pagi hari sangat penting untuk mengurai kepadatan dan mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujar Ariek.
Menurutnya, pengaturan lalu lintas pagi bukan sekadar rutinitas kepolisian, melainkan bentuk pelayanan langsung untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Kesiapan petugas di lapangan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).
Berdasarkan hasil pemantauan pada Senin pagi, arus kendaraan di sekitar Simpang Tiga Arya Wiraraja terpantau aman, tertib, dan lancar tanpa kemacetan berarti.
Polresta Sumenep menegaskan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan lalu lintas, terutama pada jam-jam dengan mobilitas masyarakat yang tinggi. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari komitmen kepolisian untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi pengguna jalan.
Melalui pengawasan langsung dan kesiapsiagaan personel, Polresta Sumenep berharap aktivitas masyarakat pada pagi hari dapat berlangsung lebih tertib, sekaligus menekan potensi gangguan lalu lintas di wilayah Kabupaten Sumenep.