Donggala, InfoPublik - Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, meminta pihak sekolah menjaga dan memanfaatkan fasilitas pendidikan secara optimal setelah revitalisasi SMP Negeri 4 Sindue di Desa Enu, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, rampung 100 persen pada Jumat (16/10/2026). Upaya tersebut diperlukan agar perbaikan sarana pendidikan memberikan manfaat nyata bagi kenyamanan belajar dan peningkatan mutu pembelajaran.
Vera menyampaikan hal itu saat meninjau hasil revitalisasi sekolah sekaligus menghadiri kegiatan open house sekolah penerima program revitalisasi dan digitalisasi pembelajaran. Ia ingin memastikan fasilitas yang telah diperbaiki dapat digunakan dengan baik untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
“Saya ingin memastikan bahwa program Bapak Presiden berjalan dengan baik. Hari ini kita bersyukur karena revitalisasi SMP Negeri 4 Sindue telah selesai 100 persen,” ujar Vera.
Menurutnya, keberhasilan program revitalisasi tidak hanya ditentukan oleh selesainya pekerjaan fisik, tetapi juga oleh kemampuan sekolah memanfaatkan fasilitas tersebut untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, bersih, dan nyaman.
Karena itu, ia meminta pihak sekolah merawat bangunan dan fasilitas yang tersedia. Vera juga mendorong para guru memanfaatkan sarana pembelajaran, termasuk papan interaktif digital, agar kegiatan belajar mengajar lebih menarik dan interaktif.
“Yang terpenting adalah anak-anak kita bisa belajar dengan nyaman, lebih semangat, dan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk meraih masa depan. Apalagi tadi kita lihat sekarang belajarnya menggunakan papan interaktif digital,” tutur Vera.
Selain meningkatkan kenyamanan belajar, Bupati berharap pemanfaatan fasilitas pendidikan turut mendukung pembentukan karakter siswa. Ia mengingatkan para guru agar tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan karakter positif peserta didik.
“Bimbing mereka bukan hanya agar pintar, tetapi juga agar berkarakter baik, percaya diri, dan berani bercita-cita tinggi,” tegasnya.
Dalam peninjauan tersebut, Vera menyerahkan bantuan perabot sekolah berupa meja dan bangku untuk mendukung kebutuhan belajar siswa. Bantuan tersebut melengkapi upaya penyediaan lingkungan pendidikan yang lebih layak dan nyaman di Kabupaten Donggala.
Revitalisasi SMP Negeri 4 Sindue mencakup pembenahan laboratorium komputer, toilet, lingkungan sekolah, kantor, ruang kelas, dan perpustakaan. Perbaikan juga meliputi penggunaan plafon PVC dan atap seng spandek untuk menunjang kondisi ruang belajar.
Sementara itu, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Tengah, Muhammad Anis yang ikut mendampingi Bupati, menjelaskan bahwa penentuan sekolah penerima program revitalisasi mengacu pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik), terutama informasi mengenai kondisi bangunan dan ketersediaan fasilitas yang berpengaruh terhadap keamanan serta kenyamanan siswa.
“Data Dapodik menggambarkan kondisi sekolah, mulai dari ruang kelas yang rusak hingga ketersediaan toilet dan fasilitas lainnya. Itu menjadi dasar pemberian bantuan revitalisasi,” jelas Anis.
Ia menambahkan, pembenahan sarana pendidikan perlu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas proses pembelajaran. Ruang kelas yang layak, toilet yang memenuhi persyaratan, dan ketersediaan air bersih merupakan bagian penting dalam mendukung lingkungan belajar yang sehat dan nyaman.
Selain perbaikan infrastruktur, pemerintah mendorong pemanfaatan papan interaktif digital untuk memperluas dukungan teknologi dalam pembelajaran. Menurut Anis, perangkat tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh sekolah penerima revitalisasi, tetapi juga oleh sekolah lain di Kabupaten Donggala.
Anis menyebutkan, program revitalisasi pada 2026 menjangkau 165 sekolah di Kabupaten Donggala. Meski demikian, sejumlah sekolah masih dalam proses pengerjaan, sementara beberapa lainnya masih menyelesaikan perjanjian kerja sama (PKS).
Ia berharap seluruh pekerjaan revitalisasi dapat diselesaikan sesuai target pada akhir 2026 agar fasilitas yang dibangun atau diperbaiki segera memberikan manfaat bagi peserta didik.
Program revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran tersebut sejalan dengan prioritas nasional di bidang pendidikan. Pemerintah pusat mendorong peningkatan kualitas sarana pendidikan sekaligus pemanfaatan teknologi untuk memperkuat mutu dan pemerataan layanan pendidikan, sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas.
Melalui penyelesaian revitalisasi sekolah dan pemanfaatan perangkat digital, Pemerintah Kabupaten Donggala berharap lingkungan pendidikan semakin mendukung proses belajar mengajar. Perawatan fasilitas, penggunaan teknologi secara tepat, dan penguatan karakter siswa menjadi bagian penting agar hasil pembangunan pendidikan dapat dirasakan secara berkelanjutan. (Media Center Kominfo Donggala/Rs)