SLEMAN, InfoPublik – Perhelatan perdana program Semanis Madu di Kompleks Kalurahan Condongcatur, Depok, Sleman, pada Selasa (6/10/2026) menyuguhkan pemandangan menarik.
Di antara deretan loket layanan publik, lapak hijau milik Husein Zulfikar sukses mencuri perhatian warga. Pria asal Mungkid, Magelang, yang telah 25 tahun malang melintang berjualan bibit dengan sistem jemput bola ini berhasil meyakinkan warga untuk memborong sekitar 25 bibit tanaman.
Berbekal rentang harga terjangkau mulai dari Rp10.000 hingga Rp75.000, warga antusias meminang aneka bibit produktif seperti jeruk yang telah berbunga, alpukat, kelengkeng, anggur, hingga matoa.
Husein mengaku bersyukur dan mengapresiasi inovasi Pemerintah Kalurahan Condongcatur yang bersedia memberikan ruang berniaga bagi para pelaku usaha kecil di tengah pusat birokrasi.
Selama puluhan tahun merintis usaha, Husein dikenal gigih berkeliling menembus batas wilayah, mulai dari Sleman, Bantul, Kulon Progo, hingga Kebumen.
Tak sekadar berjualan bibit buah maupun kayu keras seperti jati dan sonokeling, ia turut mengampanyekan solusi penghijauan bagi warga perkotaan.
Husein meyakinkan pembeli, keterbatasan ruang bukanlah halangan untuk bertani, mengingat warga dapat memaksimalkan metode tanaman buah dalam pot atau tabulampot.
Geliat ekonomi dan edukasi lingkungan ini sangat selaras dengan visi Koordinator Layanan Umum Semanis Madu Condongcatur, Wasana.
Ia menjelaskan, kehadiran para pelaku UMKM sengaja dirancang sebagai pelipur penat. Sembari menunggu antrean layanan krusial seperti SIM, Samsat, BPJS, maupun BNN, warga dapat bersantai dan berbelanja ragam produk lokal.
Kehadiran Husein nyatanya menyempurnakan semarak deretan lapak UMKM lain seperti Durian Candimulyo hingga Tiwul Ayu Mbok Sum Mangunan.
Merespons antusiasme warga yang begitu tinggi, Husein bertekad untuk kembali menghijaukan ajang Semanis Madu pada edisi bulan depan, tepatnya pada 10 November 2026.
Kehadiran lapak ini diharapkan tidak hanya memperluas sayap pemasaran UMKM, tetapi juga memantik semangat masyarakat untuk menyulap pekarangan rumah menjadi lahan produktif. (MC Kab. Sleman / KIM Depok / Wasana)