Ternate, InfoPublik- Mengantisipasi risiko banjir akibat tersumbatnya aliran air oleh sampah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate rutin membersihkan kali mati di Kelurahan Gamalama. Pembersihan kembali dilakukan pada Sabtu (3/10/2026), setelah berlangsung setiap hari selama sepekan terakhir.
Petugas lapangan dikerahkan untuk mengangkat sampah domestik dan material lain yang menyumbat aliran barangka serta area sekitarnya. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran aliran air sekaligus mengurangi potensi genangan saat hujan.
Kawasan barangka di Kelurahan Gamalama menjadi salah satu perhatian DLH karena berpotensi menjadi lokasi pembuangan sampah secara sembarangan. Karena itu, pembersihan dan pemantauan dilakukan secara berkala sebagai langkah pencegahan.
Kepala DLH Kota Ternate Muslih Muhammad mengatakan, upaya pemerintah perlu diikuti kepedulian masyarakat karena persoalan kebersihan tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah.
"Menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Pembersihan yang dilakukan secara rutin perlu diikuti dengan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan," kata dia.
DLH Kota Ternate mengajak masyarakat membuang sampah pada tempat yang telah disediakan serta menjaga kebersihan lingkungan di permukiman masing-masing.
Selain di Kelurahan Gamalama, DLH berkomitmen melanjutkan pemantauan dan pembersihan secara berkala di kawasan barangka maupun lokasi strategis lainnya di Kota Ternate.
Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga fungsi aliran air dan mengurangi risiko banjir sekaligus menciptakan lingkungan perkotaan yang bersih, sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
(MC Ternate/Aas)