Kota Gorontalo, InfoPublik – Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Gorontalo, Reflin Buata, mengatakan keberhasilan digitalisasi perlindungan sosial (Perlinsos) membutuhkan data kependudukan yang akurat, sehingga identifikasi serta verifikasi masyarakat penerima manfaat dapat dilakukan lebih efektif.
“Perlu ada langkah yang konkret, terukur dan dilaksanakan secara bersama-sama. Digitalisasi perlinsos tidak hanya berbicara tentang teknologi, tetapi juga kesiapan data, sumber daya manusia, masyarakat, serta koordinasi antarinstansi,” kata Reflin Buata, Jumat (25/9/2026).
Reflin menjelaskan, instansinya mempercepat langkah perluasan piloting Digitalisasi Perlinsos melalui penguatan data kependudukan, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), dan penguatan Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos).
Langkah tersebut dibahas dalam rapat internal Dinsosdukcapil Gorontalo yang dipimpin Reflin Buata di ruang kerjanya sebagai tindak lanjut rapat Gubernur Gorontalo bersama Ketua Dewan Nasional Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah.
Selain percepatan aktivasi IKD, Dinsosdukcapil juga akan memperkuat peran Agen Perlinsos untuk membantu masyarakat memahami mekanisme layanan, memberikan pendampingan, serta mendukung penerapan digitalisasi perlindungan sosial di tingkat lapangan.
Reflin menambahkan, pihaknya akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan perangkat daerah terkait, termasuk melalui pemetaan wilayah, sosialisasi kepada masyarakat, konsolidasi data dan evaluasi berkala. (mcgorontaloprov/owan)