Raja Ampat, InfoPublik- Penyaluran Bantuan Pangan (PBP) alokasi Juli hingga September 2026 mulai dilaksanakan di Kabupaten Raja Ampat. Distrik Kota Waisai menjadi titik pertama penyaluran yang berlangsung di Kantor Distrik Kota Waisai, Rabu (23/9/2026).
Program tersebut merupakan bagian dari Bantuan Pangan yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia melalui penyaluran bantuan beras kepada masyarakat penerima manfaat.
Anggota DPR RI Komisi IV, Robert Kardinal, mengatakan jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Raja Ampat sebanyak 1.427 orang. Setiap penerima memperoleh bantuan beras sebanyak 10 kilogram setiap bulan.
Dengan penyaluran untuk alokasi Juli, Agustus, dan September, masing-masing penerima mendapatkan total 30 kilogram beras untuk tiga bulan.
“Untuk Kabupaten Raja Ampat ada 1.427 penerima. Setiap bulan menerima 10 kilogram beras, sehingga untuk alokasi Juli, Agustus dan September masing-masing penerima mendapatkan 30 kilogram,” kata Robert.
Robert menambahkan, bantuan pangan akan kembali disalurkan untuk alokasi Oktober hingga Desember 2026.
Sementara itu, Kepala Bulog Cabang Sorong, Sigit Baskoro, mengatakan distribusi beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 ditargetkan dapat dituntaskan hingga 30 September 2026.
Ia menjelaskan, penyaluran yang semula direncanakan mulai dilakukan pada Agustus mengalami kendala akibat kondisi cuaca dan keadaan geografis Kabupaten Raja Ampat.
“Target kami sampai dengan 30 September, distribusi beras untuk alokasi Juli sampai September sudah dapat dituntaskan,” ujar Sigit.
Wakil Bupati Raja Ampat, Mansyur Syahdan, mengapresiasi kunjungan kerja Anggota Komisi IV DPR RI Robert Joppy Kardinal dalam rangka melakukan pengawasan terhadap penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat.
Menurut Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, pengawasan tersebut penting untuk memastikan bantuan pangan disalurkan secara tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat jumlah, sekaligus memperhatikan tantangan distribusi di wilayah kepulauan seperti Raja Ampat.
“Dukungan pengawasan seperti ini sangat kami butuhkan, agar setiap tahapan penyaluran dapat berjalan transparan dan akuntabel,” ungkap Wakil Bupati Mansyur Syahdan.
Pemerintah Kabupaten Raja Ampat juga mengapresiasi Perum BULOG Kantor Cabang Sorong atas upaya menyalurkan bantuan pangan hingga ke pelosok kampung. Koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, Perum BULOG, dan unsur legislatif diharapkan terus diperkuat untuk mengatasi berbagai kendala distribusi.
Setelah penyaluran perdana di Distrik Kota Waisai, distribusi selanjutnya diarahkan kepada penerima manfaat di 23 distrik lainnya di Kabupaten Raja Ampat. Pemerintah daerah berharap proses penyaluran berjalan sesuai jadwal dengan tetap mempertimbangkan kondisi cuaca dan tantangan geografis wilayah kepulauan.
Pemerintah Kabupaten Raja Ampat juga berharap hasil pengawasan dan kunjungan kerja tersebut dapat menjadi masukan untuk memperbaiki mekanisme penyaluran bantuan pangan, terutama bagi masyarakat di kampung-kampung yang berada jauh dan sulit dijangkau.
(MC Raja Ampat/Penta Nila Juwita)