Kamis, 15 Oktober 2026

Dinkes P2KB Gorontalo Ingatkan Pentingnya Data untuk Kebijakan Kesehatan

Dinkes P2KB Gorontalo Ingatkan Pentingnya Data  untuk Kebijakan Kesehatan

Workshop Pengolahan Data Mikro Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, Senin (21/9/2026). (foto: mcgorontaloprov/Krisna)

Kota Gorontalo, DinkesP2KB – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo, Anang S Otoluwa, menekankan pentingnya ketersediaan data yang lebih rinci sebagai dasar dalam merancang kebijakan dan program kesehatan yang sesuai dengan kondisi wilayah.

“Kita membutuhkan data yang lebih rinci hingga tingkat kabupaten/kota, kecamatan, bahkan desa dan kelurahan, agar setiap kebijakan dan program yang kita susun benar-benar didasarkan pada kondisi riil di lapangan,” kata Anang pada Workshop Pengolahan Data Mikro Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023,  di Aula Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Senin (21/9/2026).

Workshop yang dilaksanakan selama dua hari tersebut diarahkan untuk mengolah data mikro SKI 2023 menjadi informasi yang lebih spesifik bagi wilayah Gorontalo, terutama hingga tingkat kabupaten/kota. Kegiatan diikuti perwakilan pengolah data di lingkungan Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo dengan menghadirkan narasumber dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Selama ini, hasil SKI 2023 yang dipublikasikan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tersedia pada tingkat provinsi. Pengolahan kembali data mikro memungkinkan pemerintah daerah melakukan analisis yang lebih terperinci terhadap indikator kesehatan sesuai ketersediaan sampel, termasuk untuk melihat gambaran kondisi di masing-masing kabupaten/kota.

Selama workshop, peserta mendapatkan pemaparan mengenai metodologi dan struktur data mikro SKI 2023, kemudian dilanjutkan dengan praktik pengolahan data dengan pendampingan narasumber dari UNG.

Pada hari pertama, peserta berlatih mengolah data hingga tingkat kabupaten/kota sesuai dengan ketersediaan sampel. Praktik pengolahan kemudian dilanjutkan pada hari kedua untuk menghasilkan dataset indikator kesehatan yang dapat digunakan dalam analisis lebih lanjut.

Selain menghasilkan data yang lebih spesifik bagi wilayah Gorontalo, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat kapasitas teknis pengolah data di lingkungan Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo. Kemampuan mengolah dan menganalisis data mikro dinilai penting untuk memastikan informasi kesehatan yang digunakan dalam proses perencanaan memiliki dasar yang kuat. (mcgorontaloprov/krisna/ilb/md)