DWP Padang Perkuat Public Speaking dan Etika di Era Digital
Padang, InfoPublik – Kemampuan berbicara di depan publik tidak cukup hanya ditopang oleh kepercayaan diri. Di tengah arus informasi yang serba cepat, cara menyampaikan pesan, bersikap, dan menempatkan diri ikut menentukan kredibilitas sebuah organisasi.
Hal tersebut menjadi perhatian Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Padang dalam memperkuat kapasitas para pengurus melalui kegiatan Capacity Building 2026 di Hotel Pangeran Beach Padang, Kamis (10/9/2026).
Mengusung tema “Berbicara Bermakna, Beretika Nyata, Bersatu Kita Bisa”, kegiatan tersebut membekali pengurus DWP dengan kemampuan public speaking sekaligus pemahaman mengenai etika dan kepribadian organisasi.
Ketua DWP Provinsi Sumatra Barat Arymbi Arry Yuswandi mengatakan, penguatan kapasitas pengurus tidak cukup hanya berfokus pada kemampuan berbicara. Etika dalam berkomunikasi menjadi bagian penting yang harus berjalan beriringan.
“Kegiatan ini bukan hanya pertemuan rutin, tetapi wadah untuk meningkatkan kualitas pengurus dan DWP Unsur Pelaksana di masing-masing unit. Tidak cukup public speaking saja, tetapi yang paling utama adalah bagaimana beretika dalam berkomunikasi,” tegas Arymbi.
Menurutnya, kemampuan berkomunikasi yang baik perlu ditopang sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai organisasi. Hal itu semakin penting ketika komunikasi berlangsung di ruang digital yang memungkinkan sebuah pesan tersebar luas dalam waktu singkat.
Ketua DWP Kota Padang Nova Raju Minropa menilai kecepatan komunikasi di era digital membuat setiap pengurus perlu lebih cermat dalam menyampaikan pesan dan menampilkan sikap. “Di era komunikasi yang begitu cepat saat ini, cara kita berbicara, bersikap, dan menempatkan diri sangat menentukan bagaimana organisasi kita dinilai,” ujar Nova.
Karena itu, rangkaian capacity building tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran di kelas. Peserta juga mengikuti simulasi untuk mempraktikkan kemampuan komunikasi, membangun kerja sama, serta meningkatkan rasa saling percaya antarpengurus.
Pendekatan tersebut diarahkan agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi mampu menerapkannya dalam aktivitas organisasi sehari-hari. Para Ketua DWP Unsur Pelaksana se-Kota Padang juga diharapkan membawa pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh ke unit masing-masing. Dengan demikian, penguatan kapasitas tidak berhenti pada peserta kegiatan, tetapi dapat diteruskan dalam lingkungan organisasi secara berkelanjutan.
Selain meningkatkan kemampuan personal, kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat komunikasi dan silaturahmi antar-pengurus DWP. Penguatan kapasitas tersebut diharapkan membentuk pengurus yang lebih percaya diri dalam berkomunikasi, tetap beretika, serta mampu menjaga citra dan marwah organisasi di tengah perubahan pola komunikasi masyarakat.
(Taufik)
~ 📤 by Ju
© Copyright 2026, All Rights Reserved