Orang Tua dan Guru Diminta Ciptakan Lingkungan Positif bagi Anak
Kominfo Lumajang/Anam (Istimewa)
Kominfo Lumajang/Anam (Istimewa)
Lumajang, InfoPublik – Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengajak orang tua dan guru menciptakan lingkungan yang penuh dukungan, penerimaan, dan kasih sayang untuk membantu pembentukan karakter serta kepercayaan diri anak sejak usia dini.
Menurut Indah, pendidikan anak tidak hanya berlangsung melalui pembelajaran formal di sekolah. Sikap dan perlakuan orang dewasa dalam kehidupan sehari-hari turut memengaruhi cara anak memahami dirinya dan berinteraksi dengan lingkungan.
Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri peluncuran Pra Siaga TK Kabupaten Lumajang di Objek Wisata Pemandian Selokambang, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, Rabu (9/9/2026).
“Bila seorang anak hidup dengan dorongan dan dukungan, ia belajar percaya diri. Bila seorang anak hidup dengan keadilan, ia belajar menjalankan keadilan. Bila seorang anak hidup dengan penerimaan dan persahabatan, ia belajar mencintai sesamanya, lingkungannya, dan dirinya,” ujar Indah.
Ia mengatakan masa usia dini menjadi periode penting dalam membentuk kebiasaan dan karakter anak.
Karena itu, anak perlu mendapatkan pengalaman positif yang membantu mereka mengenali diri sendiri, menghargai orang lain, serta membangun kepedulian terhadap lingkungan.
Menurut Indah, pembentukan karakter tidak cukup hanya mengandalkan kegiatan pendidikan di sekolah. Dukungan keluarga juga diperlukan agar nilai-nilai positif yang diperoleh anak dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Orang tua dan guru, lanjutnya, memiliki peran penting dalam memberikan contoh sekaligus menciptakan suasana yang mendukung tumbuh kembang sosial dan emosional anak.
Anak tidak hanya membutuhkan nasihat, tetapi juga perlu merasakan secara langsung bentuk dukungan, penghargaan, penerimaan, dan perlakuan yang positif dari lingkungan di sekitarnya.
“Marilah kita tanamkan karakter kasih sayang dan cinta kepada anak-anak, khususnya pada usia emas,” ajaknya.
Indah mengatakan semangat tersebut sejalan dengan keberadaan Pra Siaga yang memberikan kesempatan kepada anak untuk berinteraksi, mengikuti kegiatan bersama, serta mengenal nilai kedisiplinan, kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab.
Ia berharap nilai yang diperkenalkan melalui kegiatan Pra Siaga tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi diperkuat di dalam keluarga.
Peluncuran Pra Siaga TK Kabupaten Lumajang digelar Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia-Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Lumajang dengan tema “Bersama Mewujudkan Pra Siaga TK yang Mandiri dan Berkarakter untuk Menyongsong Wajib Belajar 13 Tahun”.
Kegiatan tersebut diikuti 2.100 peserta dari 21 kecamatan dengan rangkaian berupa yel-yel Pra Siaga, senam, tenda kreasi, jelajah medan, serta permainan interaktif.
Sebanyak 525 trofi juga disiapkan untuk mendukung semangat anak-anak dalam mengikuti rangkaian kegiatan.
Melalui keterlibatan sekolah dan keluarga, Pemkab Lumajang berharap anak dapat tumbuh dengan rasa percaya diri, kepedulian, serta kemampuan membangun hubungan yang positif dengan orang lain.
(MC Diskominfo Kab. Lumajang/An-m)
© Copyright 2026, All Rights Reserved