SLEMAN, InfoPublik – Pengurus Takmir Masjid Darul Hikmah Kompleks Kapanewon Depok melakukan audiensi dengan Panewu Depok di Kantor Kapanewon Depok, Sleman, Senin (7/9/2026).
Pertemuan tersebut digelar untuk mengenalkan jajaran pengurus baru periode 2026–2030 sekaligus mendiskusikan langkah strategis penguatan tata kelola masjid, modernisasi manajemen, serta pembinaan umat secara berkelanjutan.
Dipimpin oleh Ketua Takmir Sunhaji, Sekretaris Athiful Khoiri, dan Bendahara Sudarwinanti, kepengurusan anyar ini berkomitmen melakukan penyegaran organisasi melalui keterlibatan lintas generasi.
Fokus utama kerja difokuskan pada digitalisasi sistem administrasi, penertiban laporan keuangan, inventarisasi aset, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana syiar Islam.
Sunhaji menjelaskan, integrasi generasi muda dalam struktur takmir menjadi kunci transformasi agar pengelolaan masjid lebih tanggap terhadap perkembangan teknologi.
"Pengurus muda dapat mengoptimalkan media sosial, membuat konten dakwah yang menarik, dan mengelola sistem administrasi berbasis digital," ujar Sunhaji saat memaparkan program kerjanya.
Panewu Depok, Rakhmat Harinawan, yang didampingi Kepala Jawatan Sosial Fransiskus Suhyadi, menyambut positif inovasi tersebut.
Pihaknya mendorong agar Masjid Darul Hikmah tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah ritual, melainkan berkembang menjadi pusat pembinaan karakter, moral, dan tempat kaderisasi remaja di lingkungan Kapanewon Depok.
"Masjid Darul Hikmah dapat menggelorakan syiar Islam serta menjadi tempat pembinaan umat, karakter, dan moral masyarakat," tutur Rakhmat.
Melalui kerja sama antara takmir masjid, pemerintah kapanewon, dan tokoh masyarakat sekitar, Masjid Darul Hikmah Depok berkomitmen mewujudkan tata kelola organisasi yang transparan serta menghadirkan program keagamaan yang inklusif bagi warga. (MC Sleman / KIM Depok / Athiful)