SLEMAN, InfoPublik – Puluhan anak usia dini dari Satuan PAUD Sejenis (SPS) Asparagus Kentungan mengikuti kegiatan pembelajaran luar kelas di lahan Kelompok Wanita Tani (KWT) Dewi Sri, Padukuhan Kentungan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Senin (7/9/2026).
Kegiatan ini diselenggarakan untuk mengenalkan pola konsumsi pangan sehat dan gizi seimbang sejak dini melalui pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman langsung.
Didampingi para pendidik dan pengurus KWT, anak-anak diajak mengamati tanaman sayur dan buah, menanam benih, memanen sawi, hingga memberi makan ikan lele sebagai sumber protein hewani.
Kepala SPS Asparagus Kentungan, Reni Lestari, menjelaskan, pembelajaran di kebun merupakan sarana deep learning yang memadukan elemen mindful, meaningful, dan joyful untuk melatih stimulasi sensorik serta kemandirian anak.
"Kami ingin mereka tidak hanya mengetahui dari gambar atau cerita, tetapi juga melihat, menyentuh, dan mengalami sendiri prosesnya. Kami berharap anak-anak semakin mengenal makanan sehat, memahami proses menghasilkan pangan, serta tumbuh menjadi pribadi yang peduli terhadap lingkungan," ujar Reni.
Sementara itu, Ketua KWT Dewi Sri Kentungan, Sulistiyani, menyambut hangat inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan kawasannya menjadi laboratorium hidup bagi berbagai jenjang pendidikan.
Selain mendukung program ketahanan pangan keluarga, KWT Dewi Sri juga mengenalkan inovasi pertanian perkotaan berupa Tower Garden atau metode penanaman vertikal di lahan terbatas.
Kolaborasi ini membuktikan bahwa kebun masyarakat tidak hanya efektif menyokong pemenuhan gizi keluarga, tetapi juga mampu menjadi ruang belajar interaktif yang menumbuhkan kepedulian lingkungan sejak usia dini. (MC Sleman / KIM Depok / Wasana)