Lumajang, InfoPublik – Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, memasuki gelombang kedua dengan capaian pendataan melampaui 60 persen. Keberhasilan tersebut didukung kerja keras petugas Badan Pusat Statistik (BPS) yang melakukan pendataan dari rumah ke rumah serta tingginya partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi secara jujur dan lengkap.
Pendataan dilakukan secara door to door dengan mendatangi setiap rumah sesuai wilayah kerja. Selain menghimpun data, petugas juga memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya sensus sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan dan pengembangan ekonomi.
Petugas Sensus Ekonomi, Yeni Oktavia Hermawati, mengatakan proses pendataan berjalan lancar berkat kerja sama masyarakat yang menerima kehadiran petugas dengan baik.
"Alhamdulillah, progres pendataan di Desa Tukum sudah mencapai lebih dari 60 persen karena saat ini telah memasuki gelombang kedua. Mayoritas warga menerima kami dengan baik dan bersedia memberikan informasi yang dibutuhkan. Kami berharap masyarakat yang belum didata juga dapat meluangkan waktu saat petugas datang," ujarnya, Minggu (19/7/2026).
Menurut Yeni, seluruh sasaran pendataan tetap harus didatangi secara langsung untuk memastikan seluruh aktivitas ekonomi masyarakat dapat tercatat secara lengkap.
Petugas Sensus lainnya, Mochammad Abdi Rozak, menegaskan ketelitian menjadi faktor penting dalam menghasilkan data statistik yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Setiap data yang disampaikan masyarakat memiliki arti penting. Semakin lengkap dan akurat data yang dihimpun, semakin baik pula dasar penyusunan kebijakan pembangunan dan pengembangan ekonomi di masa mendatang," katanya.
Salah seorang warga Desa Tukum, Siti Aminah, mengaku proses pendataan berlangsung lancar karena petugas memberikan penjelasan secara jelas dan ramah mengenai tujuan pelaksanaan sensus.
"Petugas datang dengan sopan dan menjelaskan maksud pendataan dengan baik. Saya menjawab sesuai kondisi yang sebenarnya. Semoga data yang kami berikan bisa bermanfaat untuk pembangunan dan kemajuan bersama," tuturnya.
Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan nasional yang bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan potensi ekonomi Indonesia di luar sektor pertanian. Data yang dihimpun akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan, pemberdayaan pelaku usaha, serta berbagai program ekonomi yang lebih tepat sasaran.
Melalui dukungan masyarakat dan dedikasi petugas di lapangan, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Desa Tukum diharapkan dapat selesai sesuai jadwal dengan menghasilkan data yang akurat, berkualitas, dan bermanfaat bagi pembangunan daerah maupun nasional.
(MC Diskominfo Kab. Lumajang/KIM Tukum Mandiri/Rul/An-)