PKW Kota Jambi Cetak Wirausaha Muda dan UMKM Mandiri
Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2026
Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2026
Jambi, InfoPublik – Pemerintah Kota Jambi memperkuat strategi pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2026. Program ini tidak sekadar menghadirkan pelatihan keterampilan, tetapi diarahkan menjadi jalan lahirnya generasi muda yang mandiri, kreatif, dan siap menciptakan lapangan kerja.
Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, saat membuka langsung kegiatan PKW 2026 di Aula Dinas Pendidikan Kota Jambi, Senin (25/5/2026).
Kegiatan diikuti sekitar 50 peserta yang berasal dari kalangan pelaku UMKM dan Wedding Organizer (WO). Acara juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada putra-putri Kota Jambi yang menorehkan prestasi di tingkat internasional.
Dalam sambutannya, Diza menegaskan bahwa kemajuan sebuah kota pada era saat ini tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik maupun infrastruktur, melainkan juga oleh kualitas manusia yang menggerakkannya.
“Pembangunan SDM telah menjadi prioritas utama kita bersama melalui berbagai pelatihan untuk mendongkrak kemampuan individu, khususnya yang ditujukan kepada generasi muda,” ujar Diza.
Menurutnya, penguatan kapasitas masyarakat melalui pendidikan keterampilan menjadi investasi jangka panjang yang menentukan daya saing daerah di masa depan.
Karena itu, Pemkot Jambi membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku usaha maupun calon wirausahawan untuk berkembang melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan.
“Kesempatan ini juga terbuka bagi mereka yang mungkin putus sekolah. Pemerintah hadir agar mereka tetap dapat tumbuh melalui pendidikan keterampilan dan penguatan kapasitas diri,” tegasnya.
Diza menilai Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha menjadi momentum penting untuk membangun mental kewirausahaan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kegiatan ini membuka jalan agar generasi muda memiliki keterampilan hidup, kemandirian ekonomi, serta keberanian menciptakan peluang usaha bagi dirinya sendiri,” katanya.
Ia juga menyoroti berkembangnya ekosistem pendidikan nonformal di Kota Jambi yang dinilai menjadi modal kuat dalam meningkatkan kualitas SDM. Saat ini, Kota Jambi memiliki belasan lembaga kursus dan puluhan lembaga bimbingan belajar yang berperan sebagai mitra strategis pemerintah.
“Kita bersyukur Kota Jambi memiliki ekosistem pendidikan nonformal yang terus berkembang. Ini menjadi fondasi kuat membangun masyarakat sekaligus mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM,” tutur Diza.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya pelatihan yang tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga membekali peserta dengan pemahaman tata kelola usaha, termasuk legalitas dan perizinan.
“Pelatihan ini harus memberikan dasar, mulai dari pemahaman perizinan agar pelaku usaha lebih mudah terdata dan memperoleh dukungan program pemerintah,” jelasnya.
Diza optimistis, melalui PKW akan lahir pelaku usaha baru yang tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
“Melalui program ini saya meyakini akan lahir generasi muda yang kreatif, inovatif, dan mandiri untuk menjadi penggerak roda ekonomi,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkot Jambi, para pelaku usaha, serta organisasi terkait. Kehadiran berbagai unsur itu menegaskan bahwa pembangunan kewirausahaan di Kota Jambi dipandang sebagai agenda bersama untuk memperkuat ekonomi lokal dan membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat.
© Copyright 2026, All Rights Reserved