- Oleh MC PROV RIAU
- Kamis, 27 Maret 2025 | 06:57 WIB
© 2023 - Portal Berita InfoPublik.
:
Oleh MC PROV RIAU, Selasa, 1 April 2025 | 10:09 WIB - Redaktur: Tri Antoro - 3K
Pekanbaru, InfoPublik – Gubernur Riau, Abdul Wahid, meresmikan penerbangan perdana rute Pekanbaru–Rengat yang dioperasikan oleh maskapai Wings Air, di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Kota Pekanbaru pada Jumat (28/3/2025).
Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan konektivitas antardaerah, Gubernur Wahid bersama rombongan turut mencoba langsung penerbangan tersebut. Pesawat lepas landas dari SSK II pukul 07.00 WIB dan tiba di Bandara Japura, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, pukul 07.30 WIB.
Rute ini dijadwalkan terbang dua kali dalam sepekan, yakni setiap Senin dan Jumat. Dari Pekanbaru, penerbangan dilakukan pukul 07.00 WIB dan tiba di Rengat pukul 07.30 WIB. Sedangkan dari Rengat, penerbangan dimulai pukul 08.00 WIB dan tiba di Pekanbaru pukul 08.30 WIB.
Dalam sambutannya, Gubernur Wahid mengapresiasi hadirnya rute baru ini yang dinilai mampu meningkatkan mobilitas masyarakat serta memperlancar distribusi barang dan jasa di wilayah Riau.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dibukanya rute Pekanbaru–Rengat. Ini luar biasa untuk mendukung konektivitas udara, terutama dalam mempercepat arus barang dan orang,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kehadiran transportasi udara sebagai alternatif sangat penting, terutama ketika akses darat terganggu akibat bencana atau kendala lainnya.
“Terkadang karena jalan terputus, aktivitas masyarakat terganggu. Namun dengan adanya opsi transportasi udara, hal ini bisa diatasi dengan lebih efisien,” jelasnya.
Gubernur Wahid juga menekankan pentingnya konektivitas udara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Ia menilai bahwa dengan waktu tempuh yang lebih singkat dan biaya operasional yang lebih efisien, aktivitas bisnis dan pariwisata dapat berkembang pesat.
“Jika semakin banyak orang datang ke Riau, tentu ekonomi akan semakin bergerak. Dulu perjalanan ke Rengat memakan waktu empat jam, kini hanya 30 menit. Ini menghemat waktu dan biaya, serta meningkatkan nilai ekonomi,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Riau akan terus mendorong pengembangan infrastruktur transportasi yang mendukung konektivitas dan pertumbuhan wilayah secara berkelanjutan.
(Mediacenter Riau/Alw)