- Oleh MC KAB GAYO LUES
- Sabtu, 23 November 2024 | 17:36 WIB
: Pembacaan Ikrar Deklarasi Kampanye Damai
Oleh MC KAB GAYO LUES, Selasa, 24 September 2024 | 19:05 WIB - Redaktur: Juli - 150
Blangkejeren, InfoPublik - KIP Gayo Lues melakukan penandatanganan deklarasi kampanye damai bersama unsur Forkopimda, Ketua KIP, Ketua Panwaslih, dan kedua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di Halaman Kantor KIP Gayo Lues, Selasa (24/9/2024).
Sebelum penandatanganan, Ketua KIP Gayo Lues memandu pembacaan naskah ikrar deklarasi kampanye damai yang diikuti oleh kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati beserta ketua partai pengusung kedua kandididat.
Ketua KIP Gayo Lues Khairuddin mengatakan, melalui kegiatan tersebut ada beberapa hal yang hendak disampaikan kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati dan para pendukung ketika melakukan kampanye nantinya.
"Pertama, dalam melaksanakan kampanye nantinya sampaikan pesan-pesan kepada pemilih menggunakan bahasa yang santun agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.
Tambahnya, pemilu yang dilaksanakan tersebut dilakukan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Sehingga, prinsip tersebut harus dipegang dalam pelaksanaan kampanye di lapangan.
"Kami juga berharap, dalam pemilihan nanti kita ciptakan suasana aman, tertib, damai dan berintegritas tanpa adanya unsur hoax, intimidasi dan politik uang," harapnya.
Ketua KIP mengingatkan, untuk melakukan kampanye sesuai dengan perundang-undangan tanpa melibatkan ASN, TNI-Polri serta anak-anak di bawah umur.
"Alat praga kampanye juga nanti dipasang di tempat-tempat yang telah ditentukan tanpa mengganggu pandangan pengguna jalan," tutupnya.
Ketua Panwaslih Gayo Lues Sulaiman mengatakan, deklarasi damai adalah sebuah komitmen yang harus dan wajib dipegang teguh oleh semua yang mengucapkan ataupun yang mendengarkan.
"Deklarasi di pilkada bertujuan untuk membangun komitmen bersama pengawas dan peserta pilkada untuk tertib dalam berkampanye," ucapnya.
Selain itu, Pj Bupati Gayo Lues H. Jata mengatakan, dalam mewujudkan pilkada yang damai, ada empat faktor utama yang penting dan harus konsisten pada posisinya.
"Pertama faktor penyelenggara pilkada, dalam hal ini KIP dan Panwaslih. Di mana sangat penting untuk menjaga integritas yang adil, objektif dan profesional," ujarnya.
Dia menambahkan, yang kedua yaitu faktor peserta pilkada yang terdiri dari pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati beserta partai politik pengusung dan pendukungnya.
"Peserta pilkada dituntut memiliki integritas, patuh, dan taat terhadap regulasi yang ada. Tidak mematik politik sara dan politik adu domba," lanjut bupati.
Pj Bupati menambahkan, yang ketiga adalah faktor masyarakat atau pemilih yang juga harus memiliki integritas. Karena seorang pemilih memiliki hak konstitusional yang digunakan dengan penuh tanggung jawab.
"Keempat adalah faktor stakeholder seperti kepolisian, TNI, dan ASN harus menjaga netralitasnya. Untuk itu saya titip kepada semua pihak, baik itu penyelenggara, peserta, unsur TNI/Polri dan satuan kerja perangkat Kabupaten Gayo Lues untuk menjaga marwah pilkada dan seluruh tahapannya," tutupnya.