Pemko Padang Berlakukan Perda no 1 Tahun 2024

:


Oleh MC KOTA PADANG, Minggu, 3 Maret 2024 | 14:50 WIB - Redaktur: Rafyq Alkandy Ahmad Panjaitan - 326


Padang, InfoPublik - Pemerintah Kota Padang telah mensahkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Padang No 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD).

Kepala Bapenda Padang Yosefriawan, dalam beleid ini, terdapat beberapa perubahan dalam perpajakan daerah di Kota Padang. Seperti, perubahan tarif beberapa jenis pajak, perubahan objek pajak serta penambahan sanksi administratif.

"Diberlakukannya dasar hukum yang baru ini, diharapkan dapat menyederhanakan sistem perpajakan, yang meliputi penyederhanaan jenis pajak, tarif pajak dan cara pembayaran pajak," ungkapnya, saat memberi keterangan Sabtu (02/03/2024).

Yosefriawan menjelaskan, dengan aturan baru ini akan membuat beban pajak akan semakin adil dan wajar serta mendorong wajib pajak melaksanakan dengan sadar kewajiban membayar pajak.

Perubahan ini, seiring diberlakukannya UU No 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD), tanggal 5 Januari 2022.

Hal ini kemudian berimplikasi pada pencabutan seluruh peraturan daerah tentang pajak daerah dan retribusi daerah berdasarkan UU No 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD).

Secara rinci perubahan dalam Perda terbaru ini yaitu perubahan tarif PBB-P2, pajak parkir, MBLB dan pajak hiburan, perubahan Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NPOPTKP) untuk BPHTB.

Kemudian, penghapusan kategori rumah kos dari objek pajak hotel serta pemberian sanksi administratif berupa denda bagi wajib pajak yang tidak menyampaikan Surat Pemberitahuan Pajak Daerah (SPTPD).

"Salah satu maksud diterbitkannya UU HKPD adalah dalam rangka mengembangkan sistem pajak yang mendukung alokasi sumber daya nasional yang efisien," tambahnya.

Caranya, kata Yosefriwan, melalui pemberian kewenangan pada daerah untuk memungut pajak daerah dan retribusi daerah dengan penguatan melalui restrukturisasi pajak daerah, penyederhanaan jenis retribusi daerah, dan pemberian sumber-sumber perpajakan daerah yang baru. (MC Padang/RA)

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh MC KOTA PADANG
  • Minggu, 21 April 2024 | 09:07 WIB
Pemko Padang Luncurkan Buku Sejarah Bandar Padang
  • Oleh MC KOTA PADANG
  • Sabtu, 20 April 2024 | 06:15 WIB
3.500 KPM di Kecamatan Koto Tangah Terima Bansos Rp600 Ribu per Keluarga
  • Oleh MC KOTA PADANG
  • Jumat, 19 April 2024 | 21:41 WIB
Sehari Disdukcapil Padang Tuntaskan 1392 Layanan Adminduk
  • Oleh MC KOTA PADANG
  • Kamis, 18 April 2024 | 14:29 WIB
Bus Trans Padang yang Baru Siap Mengaspal di Koridor 3
  • Oleh MC KOTA PADANG
  • Kamis, 18 April 2024 | 19:54 WIB
Dinsos Kota Padang Tegaskan Komitmen Beri Pelayanan Terbaik
  • Oleh MC KOTA PADANG
  • Rabu, 17 April 2024 | 05:53 WIB
Pasca Cuti Lebaran 1445 H, Kehadiran ASN Padang Capai 100 Persen
  • Oleh MC KOTA PADANG
  • Minggu, 14 April 2024 | 11:16 WIB
ASN Pemko Padang Diingatkan Jangan Tambah Libur Lebaran