Peringatan Mentan RI Amran Cabut Izin Distributor dan Pengecer Pupuk Jika Mempersulit Petani

: Peringatan Mentan RI Amran Cabut Izin Distributor dan Pengecer Pupuk Jika Mempersulit Petani


Oleh MC KAB BLORA, Kamis, 18 Januari 2024 | 16:51 WIB - Redaktur: Tobari - 80


Blora, InfoPublik - Menteri Pertanian Repubik Indonesia (Mentan RI) Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. memperingatkan jika distributor dan pengecer pupuk mempersulit petani akan kebutuhan pupuk tani akan dicabut izinnya sesuai perintah Presiden RI Joko Widodo dan kesepakatan bersama Direktur Pupuk Indonesia,

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Mentan RI Arman saat melakukan kunjungan kerja dalam acara Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Nasional Melalui Optimalisasi Peran Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) se-Provinsi Jawa Tengah di Lapangan Kridosono Blora, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis ( 18/1/2024).

Dalam kunjungan kerjanya Mentan RI Arman membahas beberapa keluhan para petani, antara lain; pertama, ketersediaan pupuk, kedua LMDH belum bisa mengakses pupuk, ketiga keterbatasan akeses solar untuk traktor, dan keempat kartu tani yang digunakan untuk menebus pupuk.

Berbagai keluhan yang dihadapi para petani tersebut diselesaikan dan dibahas semuanya dalam sambutannya saat kunjungan kerja di Blora.

Terkait keluhan petani tentang Kartu Tani, Mentan RI Arman menjelaskan bagi petani yang membutuhkan pupuk dan tidak memiliki kartu tani dapat menebus pupuk hanya dengan KTP.

“Seluruh petani Indonesia yang mempunyai kartu tani dapat menebus pupuk dengan KTP” jelas Mentan RI Arman.

Berikutnya, ketersediaan Pupuk yang berkurang dan LMDH belum bisa mengakses pupuk Mentan RI Arman menjelaskan setelah dilaporkan kepada presiden, ketersediaan pupuk ditambah kurang lebih 2,5 juta ton

“Sekarang tidak ada lagi alasan pupuk sulit di lapangan, karena Bapak Jokowi sudah menambahkan Rp 14 Triliun” Jelas Mentan Arman

Kemudian, masalah keterbatasan akses solar untuk traktor, Mentan RI Arman telah melakukan koordinasi dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan menjelaskan bahwa petani membutuhkan hal yang simpel karena petani harus berkeliling dan antre sebelumnya,

“Kemarin sudah saya hubungi, kata beliau sekarang cukup tanda tangan kepala desa SELESAI dan per kelompok dapat mengambil BBM di SPBU,” jelasnya

Lebih lanjut, Supriati selaku anggota LMDH bersama beberapa anggotanya berharap sebagai petani membutuhkan harga murah mudah untuk mendapatkan bibit, pupuk, dan alat pertanian.

Terakhir, menurut Mentan RI Arman keberadaan swasembada pangan di beberapa tahun kedepan sangat memungkinkan Indonesia melakukan ekspor bahan pangan ke negara lain,

“Indonesia adalah negara besar potensinya besar,” terang Mentan RI Arman dalam penutupan sambutannya. (MC Kab. Blora/Nurdin)

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Kamis, 4 April 2024 | 08:37 WIB
Pemerintah Lakukan Fleksibilitas HPP Gabah dan Beras demi Serap Hasil Panen Raya
  • Oleh MC KAB SUMBAWA BARAT
  • Jumat, 29 Maret 2024 | 18:38 WIB
Komisi II Dorong Pemda Sumbawa Barat Maksimalkan Sektor Strategis
  • Oleh MC KAB LUMAJANG
  • Rabu, 27 Maret 2024 | 22:42 WIB
Kolaborasi TNI-BPP-Petani di Lumajang Membangun Ketahanan Pangan