Naik Tipe A, Gus Muhdlor Segera Tambah Dokter Spesialis di RSUD Sidoarjo

: RSUD Sidoarjo telah berganti status dari tipe B menjadi tipe A.


Oleh MC PROV JAWA TIMUR, Rabu, 6 Desember 2023 | 20:51 WIB - Redaktur: Tobari - 17


Surabaya, InfoPublik - RSUD Sidoarjo telah berganti status dari tipe B menjadi tipe A. Dengan status tersebut menjadikan ruang lingkup pelayanan RSUD Sidoarjo berada pada taraf nasional.

Dengan naiknya kelas tersebut tentunya kualitas layanan kesehatan ikut meningkat. Di antaranya kelengkapan alat kesehatan dan menambah jumlah tenaga dokter spesialis.

Dikutip dari laman resmi Pemkab Sidoarjo, Rabu (6/12/2023), Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, mengatakan status tersebut juga menjadikan RSUD Sidoarjo satu-satunya rumah sakit milik kabupaten di Indonesia yang bertipe A. Bahkan level tersebut sama dengan RSUD tipe A lainnya seperti RSUD Dr Soetomo Surabaya.

"Berubahnya kelas RSUD Sidoarjo tidak dapat dipisahkan dari standar rumah sakit yang naik. Baik dari segi sarana prasarana maupun Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatannya, serta pelayanannya. Termasuk dokter spesialis akan ditambah lagi untuk meningkatkan layanan kesehatan," katanya.

Plt Direktur RSUD Sidoarjo, Syamsu Rahmadi, mengakui dari segi sarana dan prasana sudah sangat baik. Yaitu sudah adanya mesin Magnetic Resonance Imaging (MRI) Tesla tiga.

"Dengan adanya MRI artinya kualitas visualisasi organ lebih baik dan lebih detail. Selain itu, juga ada Radio Terapi Linac untuk pengobatan kanker, serta sudah adanya operasi laparoskopi (bedah dengan sayatan kecil dikulit)," pungkasnya.

Ditambahkannya, untuk penyakit kronis lainnya seperti stroke, RDUD Sidoarjo memiliki alat neurointervensi untuk stroke akut, baik stroke penyumbatan ataupun stroke perdarahan. "Pasien stroke kami harapkan kecacatannya semakin berkurang," tambahnya.

Sedangkan, untuk SDM pihaknya akan berusaha mempercepat pengadaan dari SDM sub spesialis untuk lebih banyak lagi. Dia menyebut bahwa saat ini mulai banyak yang datang, mulai dari ahli bedah onkologi ada dua, obgyn onkologi ada dua, bedah toraks kardiovaskuler juga dua, serta satu yang akan datang konsultan Hemato Onkologi.

"Kami terus berbenah meskipun saat ini belum setara dengan RSUD Soetomo Surabaya, namun kami akan terus menunjukkan perubahan pelayanan dari kelas B ke kelas A," tutupnya. (MC Jatim/ida-ryn/toeb)

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh MC PROV JAWA TIMUR
  • Rabu, 28 Februari 2024 | 20:36 WIB
DPRD Berikan Masukan untuk Revisi RPJP Provinsi Jatim 2025-2045
  • Oleh MC PROV JAWA TIMUR
  • Rabu, 28 Februari 2024 | 20:38 WIB
Dukung Kemajuan Mahasiswa, ITS Sepakati MoU dengan PT RINA Indonesia
  • Oleh MC PROV JAWA TIMUR
  • Rabu, 28 Februari 2024 | 20:15 WIB
Kontrasepsi Cegah Stunting, BKKBN Genjot Layanan KB MOW
  • Oleh MC PROV JAWA TIMUR
  • Rabu, 28 Februari 2024 | 20:13 WIB
Dorong Produk UMKM Go International Lewat Trade Connect Bank Jatim 2024
  • Oleh MC PROV JAWA TIMUR
  • Rabu, 28 Februari 2024 | 20:24 WIB
Dosen Psikologi UNAIR Ungkap Pentingnya Tindakan Asertif untuk Mengatasi Bullying
  • Oleh MC PROV JAWA TIMUR
  • Rabu, 28 Februari 2024 | 19:55 WIB
Sikap Tegas Disperidag Kabupaten Pasuruan Terkait Beras SPHP
  • Oleh MC PROV JAWA TIMUR
  • Rabu, 28 Februari 2024 | 19:57 WIB
Pj Gubernur Adhy Dorong Stakeholder Wujudkan Universal Coverage bagi Pekerja
  • Oleh MC PROV JAWA TIMUR
  • Rabu, 28 Februari 2024 | 19:59 WIB
Kenali Gejala dan Risiko Tumor Otak