Meningkat, 14 Ribu Wisatawan Kunjungi Museum Buya Hamka selama Tahun 2022

:


Oleh MC KAB AGAM, Kamis, 5 Januari 2023 | 21:49 WIB - Redaktur: Tobari - 311


Agam, InfoPublik - Sebanyak 14.343 wisatawan dari berbagai daerah mengunjungi destinasi wisata Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam selama tahun 2022.

Jumlah tersebut terus mengalami peningkatan cukup signifikan daripada tahun sebelumnya seiring dengan melandainya pandemi COVID-19.

Pemandu Museum Buya Hamka, Dasri mengatakan, meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan dikarenakan oleh beberapa faktor seperti prestasi juara 2 yang diraih Museum Buya Hamka dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) tahun 2021, serta tingginya promosi melalui media sosial oleh para pengunjung.

Ia menyebut, wisatawan yang berkunjung berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Aceh, Medan, Pekanbaru, Jambi, Palembang, Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, dan daerah lainnya.

“Alhamdulillah, jumlah wisatawan yang berkunjung mulai meningkat pasca pandemi Covid-19 ini. Totalnya ada 14.343 wisatawan yang mengunjungi Museum Buya Hamka sepanjang tahun 2022,” kata Dasri kepada awak media, Kamis (5/1/2023).

Ia menambahkan, wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata sejarah itu mayoritas berstatus sebagai mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum yang datang berombongan.

Selain itu, museum yang terletak di pinggir Danau Maninjau itu juga sering dikunjungi oleh wisatawan mancanegara terutama dari Malaysia.

Ia merincikan, jumlah wisatawan yang berkunjung sepanjang tahun 2022 yakni pada bulan Januari 1.269 pengunjung, Februari 669 pengunjung, Maret 771 pengunjung, April 161 pengunjung, Mei 2.787 pengunjung, Juni 1.381 pengunjung.

Juli 1.102 pengunjung, Agustus 1.016 pengunjung, September 850 pengunjung, Oktober 2.108 pengunjung, November – 448 pengunjung, dan Desember 1.781 pengunjung.

Pada tahun 2021, jumlah wisatawan yang berkunjung tercatat sebanyak 8.132 pengunjung.

“Jumlah kunjungan wisatawan terbanyak terjadi pada bulan Mei yakni sebanyak 2.787 orang karena bertepatan pada hari raya Idul Fitri, sehingga banyak para perantau yang memanfaatkan waktu libur untuk berkunjung kesini,” katanya.

Lebih lanjut disebutkan, lokasi Museum Buya Hamka ini pernah dijadikan sebagai tempat perlombaan bagi pelajar dari tingkat TK sampai SLTA.

Sejumlah perlombaan yang sudah digelar diantaranya lomba mewarnai gambar Buya Hamka tingkat TK, lomba baca puisi tingkat SD, dan lomba kesenian Minangkabau tingkat SLTP dan SLTA.

“Selain itu para pelajar dan mahasiswa juga sering berkunjung kesini untuk mengetahui sejarah kehidupan Buya Hamka dan kata-kata mutiaranya,” ujar Dasri.

Selama berada di museum, pengunjung dapat melihat langsung barang-barang milik Buya Hamka seperti pakaian, tongkat, mesin tik, foto sejarah, tempat tidur, dan koleksi lainnya.

Pemandu juga akan menceritakan kepada para pengunjung mengenai perjalanan hidup, keluarga, dan sejarah ulama besar itu. Kemudian menjelaskan makna dari kata-kata mutiara yang dirangkai oleh Buya Hamka. (MC Agam/toeb)