Sirkuit Mandalika Memberikan Dampak Ekonomi untuk Pedagang Sekitar

:


Oleh MC Kab Sumbawa Barat, Senin, 14 Februari 2022 | 06:55 WIB - Redaktur: Eka Yonavilbia - 793


Sumbawa Barat, InfoPublik - Penyelenggaraan pre-season MotoGP  2022, di Mandalika Lombok Tengah Provinsi NTB, yang diselenggarakan mulai tanggal 11 hingga 13 Februari 2022, dirasakan  manfaatnya oleh masyarakat setempat.

Hal itu terutama oleh pemilik home stay maupun pedagang sekitar sirkuit. Mereka mengaku sejak kehadiran sirkuit Mandalika dan adanya berbagai ajang, mendatangkan rezeki bahkan bisa meraup keuntungan yang lebih besar.

Warga Kuta Kecamatan Pujut, salah satu pemilik Home Stay, Susanto (38) mengatakan kehadiran sirkuit Mandalika, kini telah mengalami banyak perubahan.

"Tamu banyak, pemasukan bertambah,"lanjut pria yang pernah menjadi instruktur surfing ini, Minggu (13/2/2022) di Mandalika.

Setelah COVID-19 mulai berkurang, kemudahan untuk mendapatkan nafkah untuk keluarga semakin mudah.

Pemiliki homey stay yang memiliki lima kamar ini menjelaskan sejak ada pengerjaan sirkuit homestay miliknya terisi semua.

"Rata-rata diisi oleh para pekerja dari luar  dan yang asli NTB juga,"tandasnya.

Ia menyewakan kamar home stay - nya, perkamar Rp1 juta hingga Rp1,2 juta dalam satu bulan.

"Semoga event ini terus ada dan berlanjut agar masyarakat tetap ada pemasukan,"pintanya.

Ia juga menyampaikan terimakasih kepada Presiden Jokowi, Gubernur NTB Zulkieflimansyah dan Bupati Lombok Tengah Pathul.

Pemilik kios yang berada tepat di sebelah bagian barat seberang jalan depan sirkuit, Suryati Ningsih (41) menyatakan sejak ada sirkuit dan ajang, warga Desa Kuta ini meraup keuntungan yang banyak dibanding sebelumnya.

"Alhamdulillah sejak ada sirkuit, ada perubahan bagi kami penjual,"tambah Ningsih.

Sebelum ada sirkuit, ibu tiga orang anak ini hanya mengandalkan pengunjung yang berwisata di Mandalika untuk membeli dagangannya. Apalagi sejak adanya pandemi COVID-19, angka pengunjung sepi dan pendapatan turun drastis.

Namun sejak, mulai dibangun sirkuit, penjual yang belanja ditempatnya ramai oleh para pekerja. Ditambah lagi saat event WSBK 2021, geliat ekonomi terus bergerak.

"Biasanya kami hanya memperoleh 300-500 ribu rupiah dalam sehari dari wisatawan dari penjualan nasi, sembako dan bensin botolan,"terang warga asli Kute Pujut ini.

Setelah ada sirkuit dan perhelatan balapan motor dunia, omzetnya bisa mencapai Rp800 hingga1 juta rupiah dalam sehari.

"Kami harap ajang ini terus ada, agar kami memperoleh manfaat ekonominya,"harapnya.

Peran pemerimtah pusat, Pemprov. NTB dan Pemkab Loteng sangat berpengaruh menghadirkan berkah sirkuit dan ajang di Mandalika.

"Terimakasih Zulkieflimansyah Gubernur NTB dan Bupati Lombok Tengah,"tuturnya.

Sementara dalam Conference Pers di Media Center Indonesia, Kadis Kominfotik NTB Najamuddin Amy, mengaku adanya sirkuit Mandalika menjadi kebangkitan patiwisata dan ekonomi masyarakat NTB.

"Sehingga memiliki nilai manfaat untuk ekonomi masyarakat di NTB,"jelas Kadis. (MC Sumbawa Barat/Feryal/Eyv).