SLEMAN, InfoPublik – Cahaya keemasan sore hari memantul indah di atas permukaan air Embung Tambakboyo. Langkah kaki santai berpadu dengan tawa hangat warga yang melepas lelah usai beraktivitas.
Di sekeliling kolam seluas 7,8 hektare tersebut, tampak sejumlah warga berolahraga ringan, berjalan santai, atau sekadar duduk menikmati semilir angin sore.
Terletak di perbatasan kawasan Wedomartani, Condongcatur, dan Maguwoharjo, embung yang berdiri sejak 2007 ini menjadi salah satu sudut favorit warga Kabupaten Sleman untuk rehat sejenak dari hiruk-pikuk rutinitas harian.
Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sayyid Fasih, menjadi salah satu pengunjung yang kerap menghabiskan waktu sorenya di kawasan ini.
Bagi Sayyid, keasrian Embung Tambakboyo memberikan ketenangan tersendiri.
“Suasananya sangat sejuk dan nyaman untuk melepas penat setelah menjalani aktivitas seharian. Banyak warga datang untuk jalan santai atau sekadar menikmati suasana sore yang tenang,” ungkap Sayyid saat ditemui di lokasi, Kamis (20/8/2026).
Di balik pesona visualnya yang menenangkan, Embung Tambakboyo memegang peran vital sebagai kawasan konservasi sumber daya air di bawah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak.
Dengan pasokan utama dari Sungai Tambakbayan dan Sungai Buntung, embung berkapasitas tampung sekitar 400.000 meter kubik ini menjaga keseimbangan ekosistem serta ketersediaan air tanah di kawasan Sleman.
Agar keindahan dan kenyamanan oase kota ini tetap terjaga, BBWS Serayu Opak secara berkala melakukan pemeliharaan konstruksi serta lanskap tanaman di sekeliling embung.
Langkah tersebut juga didukung oleh pemandangan papan imbauan dari Kementerian Pekerjaan Umum yang mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan merusak fasilitas publik, sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air.
Sayyid pun berharap setiap pengunjung yang datang memiliki rasa kepemilikan yang sama terhadap ruang publik ini.
“Pengunjung perlu bersama-sama menjaga kebersihan dan fasilitas yang ada agar Embung Tambakboyo tetap lestari, nyaman, dan dapat terus kita nikmati bersama dalam jangka panjang,” tutupnya. (KIM Depok/Athiful)