Jakarta, InfoPublik - Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Indonesia (UI) mewujudkan semangat kemerdekaan melalui aksi nyata bersama masyarakat di Lokus Werianggi, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat. Tim membangun jembatan yang menjadi akses penting bagi mobilitas dan aktivitas warga sebagai bagian dari tema bakti transmigrasi dalam program TEP 2026.
Menteri Transmigrasi (Mentrans), M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, mengapresiasi kepedulian dan inisiatif TEP UI yang tidak hanya melakukan pemetaan potensi kawasan, tetapi juga turun langsung menjawab kebutuhan masyarakat.
“Saya mengapresiasi kepedulian Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia yang bertugas di Lokus Werianggi, Teluk Wondama. Kehadiran mereka tidak berhenti pada kajian dan rekomendasi, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat. Inilah semangat yang kita harapkan dari para Patriot,” ujar Iftitah dalam keterangannya, Senin (17/8/2026).
Pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil kolaborasi TEP UI dan masyarakat Werianggi. Infrastruktur itu diharapkan mempermudah mobilitas warga, mendukung aktivitas sosial dan ekonomi, serta memperkuat konektivitas masyarakat di kawasan transmigrasi.
Iftitah mengatakan, Transformasi Transmigrasi menempatkan masyarakat sebagai bagian utama dalam pembangunan kawasan. Karena itu, anggota TEP didorong memahami kondisi dan kebutuhan warga secara langsung sekaligus mengidentifikasi potensi lokal yang dapat dikembangkan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru. “Semangat kemerdekaan harus kita maknai dengan menghadirkan kemajuan yang nyata. Dari Werianggi, kita melihat bahwa pembangunan tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Kepedulian, gotong royong, dan keberanian untuk turun langsung dapat menjadi awal perubahan bagi masyarakat,” katanya.
Perwakilan Ketua Tim Ekspedisi Patriot UI, Hendra Kaprisma, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut menjadi wujud kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat. “Jembatan ini bagi kami bukan hanya soal memperbaiki sebuah akses yang rusak. Ini adalah simbol bahwa pembangunan akan menjadi lebih kuat ketika dilakukan bersama. Ada pemerintah, perguruan tinggi, dan yang paling penting adalah masyarakat yang ikut bekerja dan memiliki pembangunan tersebut,” ujar Hendra, Minggu (16/8/2026).
Sebanyak 22 anggota TEP UI dari 20 tim yang ditempatkan di kawasan Werianggi-Werabur terlibat langsung dalam pengerjaan Jembatan Patriot UI Wondama. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi TEP UI melalui kegiatan riset, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Aksi di Werianggi menunjukkan bahwa Transformasi Transmigrasi tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam membangun kawasan yang terhubung dan produktif.
Kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat tersebut diharapkan dapat memperkuat pengembangan potensi lokal serta menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat kawasan transmigrasi.
Melalui semangat bakti transmigrasi, kegiatan TEP UI di Werianggi menjadi bagian dari upaya membangun kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru menuju Indonesia Emas 2045.