Jakarta, InfoPublik – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Preston Robert Tisch Institute for Global Sport, New York University (NYU), Amerika Serikat, sebagai langkah strategis membangun ekosistem olahraga Indonesia yang berkelas dunia melalui penguatan pendidikan, riset, diplomasi olahraga, dan pengembangan sumber daya manusia.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir menyatakan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong olahraga sebagai sektor yang mampu meningkatkan prestasi sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.
"Ketika Presiden Prabowo menunjuk saya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, salah satu prioritas utama saya adalah menciptakan lingkungan yang memungkinkan ekosistem olahraga Indonesia berkembang," ujar Erick Thohir dalam keterangan resminya yang diterima InfoPublik pada Kamis (23/7/2026).
Nota kesepahaman ditandatangani Menpora Erick Thohir bersama Dekan NYU School of Professional Studies, Angie Kamath. Kesepakatan tersebut mencakup kerja sama di bidang diplomasi olahraga, pendidikan manajemen olahraga, pengembangan kepemudaan, riset inovatif, serta membuka peluang bagi atlet berprestasi Indonesia untuk mengikuti pendidikan di Preston Robert Tisch Institute for Global Sport, New York University.
Menurut Erick Thohir, paradigma pembangunan olahraga harus berubah. Olahraga tidak lagi hanya dipandang sebagai instrumen mencetak prestasi, tetapi juga sebagai sektor industri yang memiliki dampak ekonomi besar melalui penciptaan lapangan kerja, investasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Olahraga bukan sekadar tentang mengembangkan potensi atlet dan memenangkan kompetisi. Olahraga juga telah menjadi industri yang kuat yang menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mempromosikan masyarakat yang lebih sehat," katanya.
Ia menjelaskan, Kemenpora terus mendorong terbentuknya ekosistem olahraga yang lebih terbuka terhadap investasi, memperkuat industri olahraga nasional, serta mengembangkan sektor sport tourism agar mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia. "Tujuan kami jelas, yakni menciptakan ekosistem olahraga yang lebih terbuka dan ramah investasi, mendorong pertumbuhan industri olahraga dan pariwisata olahraga, serta mengubah cara pandang masyarakat Indonesia terhadap olahraga. Olahraga tidak lagi dipandang sebagai sumber pengeluaran, tetapi sebagai mesin pertumbuhan ekonomi sebagaimana telah terbukti di Amerika Serikat," jelas Erick.
Selain kerja sama di bidang olahraga, Erick Thohir juga menawarkan peluang kolaborasi yang lebih luas kepada NYU melalui pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia. Menurutnya, kebutuhan terhadap tenaga profesional di bidang bisnis olahraga dan manajemen olahraga terus meningkat seiring berkembangnya industri olahraga nasional. "Indonesia memiliki kebutuhan yang terus meningkat terhadap tenaga profesional di bidang bisnis dan manajemen olahraga. Saya percaya New York University dapat memainkan peran penting dalam menyiapkan generasi baru pemimpin olahraga Indonesia," ujarnya.
Menpora Erick menegaskan pemerintah siap memfasilitasi apabila NYU berminat mengembangkan program akademik di Indonesia, khususnya pada bidang bisnis olahraga, manajemen olahraga, maupun disiplin ilmu terkait. "Jika New York University tertarik menjajaki peluang ini, pintu kami selalu terbuka. Kami akan dengan senang hati membantu memfasilitasi proses tersebut dan menghubungkan dengan berbagai mitra strategis di Indonesia," katanya.
Melalui kerja sama tersebut, Kemenpora berharap transfer pengetahuan, pengembangan sumber daya manusia, serta kolaborasi riset dan inovasi dapat mempercepat transformasi ekosistem olahraga nasional menjadi lebih modern, berdaya saing global, dan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Preston Robert Tisch Institute for Global Sport, New York University dilaksanakan di New York, Amerika Serikat, Selasa (21/7/2026) waktu setempat. Dokumen kerja sama ditandatangani oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir bersama Dekan NYU School of Professional Studies Angie Kamath sebagai tonggak penguatan kolaborasi internasional di bidang olahraga dan pendidikan.