Bawaslu akan Pindah ke IKN pada 2029

: Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja saat memimpin Apel Hut ke-16 Bawaslu, di Lapangan Bawaslu, Jakarta, Selasa (16/4/2024). Foto: bawaslu.go.id


Oleh Eko Budiono, Selasa, 16 April 2024 | 16:02 WIB - Redaktur: Untung S - 140


Jakarta, InfoPublik - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menyebut terdapat kemungkinan pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 2029.

Hal tersebut disampaikan Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja melalui keterangan resminya, saat memberikan sambutan pada Apel Peringatan HUT ke-16 Bawaslu,di Jakarta, Selasa (16/4/2024).

"Mungkin 2029 kami yang paling akhir. Akan tetapi, kami sampaikan kepada teman-teman, Badan Pengawas Pemilu dan Komisi Pemilihan Umum adalah yang paling akhir biasanya karena kami memiliki persiapan setelah pilkada, dan juga persiapan perubahan organisasi pada saat nanti merevisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum," kata Bagja.
 
Oleh sebab itu, Bagja mengingatkan kepada jajarannya untuk menyiapkan kepindahan. Akan tetapi, dia juga mengingatkan agar jajaran Bawaslu RI tidak meminta dimutasi ke Bawaslu di wilayah Jabodetabek.

"Jangan sampai nanti setelah ini ada permohonan kepada Pak Sekjen dan Pak Deputi Administrasi, permohonan untuk pindah ke Bawaslu Provinsi DKI dan bawaslu sekitar DKI Jakarta dari teman-teman aparatur sipil negara (ASN) semua dan PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja). Kami minta jangan seperti itu," ujarnya.

Permintaan tersebut disampaikan olehnya karena terdapat potensi permohonan mutasi dari ASN di lingkungan Bawaslu RI.

"Kemungkinan itu pasti ada, potensi itu pasti ada karena 'kan banyak yang sudah established (menetap) di Jakarta harus pindah ke IKN. Oleh karena itu, kami minta kepada teman-teman, fasilitas juga 'kan sudah ada di IKN," katanya.

Fasilitas di IKN, kata Bagja, sedang dibangun oleh kementerian/lembaga atau pemerintah pusat untuk kebutuhan ASN dan keluarganya.

"Jadi, jangan sampai nanti karena tidak siap ramai-ramai minta pindah ke daerah Jabodetabek. Nah, itu yang kami harapkan tidak terjadi," katanya.
 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh MC KAB SUMBAWA BARAT
  • Minggu, 19 Mei 2024 | 16:56 WIB
Satu Bakal Calon Perorangan Daftar Pilkada Kabupaten Sumbawa Barat
  • Oleh MC PROV SUMATERA BARAT
  • Minggu, 19 Mei 2024 | 19:20 WIB
Partisipasi Pemilih Sumbar Masih Dibawah Target Nasional, KPU Kenalkan Maskot Sicaro
  • Oleh Eko Budiono
  • Minggu, 19 Mei 2024 | 10:57 WIB
Maju di Pilkada Serentak 2024, KPU Jayapura Minta ASN Mundur
  • Oleh Administrator
  • Senin, 20 Mei 2024 | 11:38 WIB
Ini Persyaratan Baru Golden Visa untuk Investor Asing di IKN
  • Oleh MC KAB NAGAN RAYA
  • Minggu, 19 Mei 2024 | 06:36 WIB
50 PPK di Nagan Raya Dilantik, Siap Sukseskan Pilkada Serentak