Jakarta, InfoPublik – Pengusaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), kreator digital, sekaligus kontestan MasterChef Indonesia, Devy Anastasia, menekankan pentingnya konsistensi dan pemahaman pasar sebagai kunci utama bagi perempuan yang ingin memulai dan mengembangkan usaha di platform digital.
Hal tersebut disampaikan Devy Anastasia saat menjadi narasumber dalam acara She-Connects bertema Perempuan Terkoneksi Penggerak Ekonomi Negeri di Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta, pada Kamis (15/1/2026).
Menurut Devy, langkah awal yang krusial bagi pelaku UMKM adalah menentukan target pasar secara jelas agar visi usaha lebih terarah. “Yang pertama yang pasti kita mesti menentukan market, jadi tahu marketnya siapa mau jual apa, karena itu akan memudahkan kita punya visi yang sharp,” ujarnya.
Ia mencontohkan bagaimana latar belakang audiens yang dimiliki dapat menjadi modal awal untuk mengembangkan produk, termasuk bagi pelaku usaha yang belum memiliki banyak pengikut di media sosial.
Devy menegaskan, pelaku UMKM tidak perlu menunggu viral atau bergantung pada faktor eksternal untuk memulai usaha digital. Menurutnya, platform digital saat ini telah memberikan kemudahan besar bagi penjual pemula. “Konsistensi itu sangat perlu dan kita tidak boleh selalu mengharapkan faktor eksternal seperti viral. Upload aja dulu secara konsisten,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa pada tahap awal, pelaku UMKM perlu fokus pada kuantitas konten untuk belajar memahami karakter audiens. Platform digital telah menyediakan data dan insight yang dapat dimanfaatkan untuk mengevaluasi performa konten secara real time. “Di awal memang harus kuantiti dulu. Dari situ kita belajar mana yang works dan mana yang tidak. Nanti quality akan ikut meningkat seiring waktu,” jelasnya.
Selain konsistensi konten, Devy juga menyoroti pentingnya keberanian mencoba berbagai strategi, termasuk melakukan siaran langsung (live streaming) tanpa terbatasi waktu. “Tidak ada batasan jam. Kalau kontennya bagus, jam berapa pun akan jalan. Banyak transaksi justru terjadi malam hari,” ungkapnya.
Ia mendorong pelaku UMKM perempuan untuk memanfaatkan seluruh ekosistem yang telah disediakan platform digital, seperti fitur afiliasi, dashboard insight, dan program edukasi bagi penjual dan kreator. “Platform sekarang sangat memudahkan. Tinggal bagaimana kita mau belajar dan pakai fitur-fitur yang ada. Jangan cuma upload, tapi juga pelajari datanya,” ujarnya.
Devy berharap para perempuan pelaku UMKM tidak ragu untuk memulai, berani konsisten, dan terus belajar agar mampu tumbuh berkelanjutan di tengah pesatnya ekonomi digital. “Kunci utamanya jangan takut dan jangan malu. Semakin cepat kita mulai, semakin banyak peluang yang bisa kita dapatkan,” pungkasnya.