Menkominfo: Uji Coba Starlink akan Digelar Mei 2024

: Menkominfo Budi Arie Setiadi (Wahyu Sudoyo/InfoPublik)


Oleh Wahyu Sudoyo, Rabu, 17 April 2024 | 05:31 WIB - Redaktur: Untung S - 589


Jakarta, InfoPublik – Uji coba Starlink, internet satelit buatan Space X, dipastikan akan dilakukan pada bulan depan atau Mei 2024 mendatang di Ibu Kota Negara Nusantara (IKN), Provinsi Kalimantan Timur.

“Rencananya Mei 2024 nanti, kita tunggu saja. Tanggalnya belum tapi kisarannya bulan Mei,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, di sela-sela acara Halalbihalal Kementerian Kominfo di Lapangan Anantakupa Kementerian Kominfo, Jakarta, pada Selasa (16/4/2024).

Menurut Budi Arie, pemerintah telah membuka kesempatan bagi seluruh Perusahaan baik lokal dan asing, termasuk perusahaan asal Amerika Serikat Space X, untuk ikut membuka layanan telekomunikasi di Indonesia, khususnya di IKN.

Namun, perusahaan transportasi luar angkasa swasta yang didirikan Elon Musk itu juga harus memenuhi semua regulasi yang ada di Indonesia sebelum bisa menjalankan bisnisnya di Tanah Air.

“Kita maunya level of playing field-nya sama dan kita fair memberi kesempatan mereka (Starlink) untuk ikut. Tapi harus memenuhi semua regulasi dan ada dan berlaku di Indonesia,” tegas Menkominfo.

Budi Arie menjelaskan, pemilihan Kawasan IKN sebagai tempat ujicoba starlink di Indonesia bukan tanpa alasan.

Sebab, IKN adalah kawasan yang baru dibangun atau dikembangkan pemerintah di daerah hutan Kalimantan sehingga tidak memiliki infrastruktur telekomunikasi memadai.

“Starlink itu kan teknologinya satelit masak ujicobanya di Jakarta? Harus di daerah yang minim infrastruktur telekomunikasi baru dia paten apa gak itu barang,” imbuh dia.

Lebih lanjut Menkominfo mengatakan, jika uji coba Starlink berhasil dengan baik, maka Kementerian Kominfo akan memberikan izin bagi Perusahaan asing itu untuk beroperasi di IKN.

Dia juga belum mengungkapkan nilai investasi yang akan digelontorkan SpaceX jika uji coba internet tersebut berhasil.

“Harusnya kalau ujicobanya berlangsung baik, lalu uji coba laik operasi (ULO)-nya bisa kita keluarkan dan juga (jika) memenuhi beberapa atau semua peraturan yang berlaku di Indonesia kita akan mengizinkan Starlink beropersi,” kata Budi Arie Setiadi menandaskan.

 

Berita Terkait Lainnya